Adakah Gerhana di Indonesia Tahun 2020?

Info Astronomy - Kalau ada yang bilang peristiwa gerhana terjadi ratusan tahun sekali, hal tersebut keliru. Itu karena gerhana memang bukanlah peristiwa yang langka, setidaknya langka seperti yang banyak diberitakan media arus utama selama ini.

Gerhana bisa dikatakan langka bila yang dimaksud adalah gerhana dengan jalur yang sama, melintasi daerah yang sama, dan terjadi pada jam yang sama. Gerhana seperti itu bisa terjadi ratusan tahun sekali. Namun, jarak antara satu peristiwa gerhana dengan gerhana lainnya tidak bisa dibilang langka.

Di tahun 2020 misalnya, Indonesia akan kebagian setidaknya empat peristiwa gerhana. Wah, gerhana apa saja dan kapan tuh ya akan terjadi? Mari simak artikel ini.

Gerhana Bulan Penumbra 11 Januari 2020

Bumi kita memiliki dua macam bayangan, yakni bayangan gelap (umbra) dan bayangan terang (penumbra). Ketika orbit Bulan berpotongan dengan Bumi atau yang dikenal dengan istilah syzygy, Bulan bisa masuk bayangan umbra atau penumbra Bumi.

Jika seluruh Bulan masuk bayangan umbra, maka yang terjadi adalah gerhana Bulan total. Jika hanya separuh bagian Bulan yang masuk bayangan umbra, maka dikenal sebagai gerhana Bulan parsial. Dan jika Bulan hanya masuk bayangan penumbra, maka yang terjadi adalah gerhana Bulan penumbra.
Nah, pada 11 Januari 2020, gerhana Bulan penumbra akan terjadi dan teramati di seluruh wilayah Indonesia, yang tentunya tanpa ada perbedaan persentase gerhana karena ini bukan gerhana Matahari. Walau begitu, ada perbedaan waktu terjadinya gerhana ini sesuai zona waktu, ya.

Kita di Indonesia bisa mulai menyaksikan gerhana Bulan penumbra ini pukul 00:07:44 WIB, 01:07:44 WITA, dan 02:07:44 WIT. Lalu Bulan akan terus bergerak masuk ke bayangan penumbra hingga mencapai puncaknya pukul 02:10:02 WIB, 03:10:02 WITA, dan 04:10:02 WIT. Hingga akhirnya, gerhana Bulan penumbra berakhir pukul 04:12:19 WIB, 05:12:19 WITA, dan 06:12:19 WIT.

Baca Juga: Mengapa Gerhana Sangat Sering Terjadi Belakangan Ini?

Pada saat gerhana Bulan penumbra terjadi, Bulan tidak akan tampak tergigit, apa lagi sampai memerah. Gerhana penumbra 11 Januari 2020 ini hanya akan membuat Bulan purnama tampak meredup karena 89%-nya akan masuk bayangan penumbra.

Gerhana Bulan Penumbra 6 Juni 2020

Ya, ini adalah gerhana Bulan penumbra kedua yang bisa diamati di Indonesia. Bedanya, kali ini hanya 56% wajah Bulan saja yang masuk bayangan penumbra Bumi. Dan uniknya, waktu terjadinya gerhana Bulan penumbra kedua ini hampir sama dengan gerhana Bulan penumbra pertama, hanya berbeda di menitnya saja.

Gerhana Bulan penumbra 6 Juni 2020 akan dimulai pada pukul 00:45:51 WIB, 01:45:51 WITA, dan 02:45:51 WIT. Lalu puncaknya pukul 02:24:55 WIB, 03:24:55 WITA, dan 04:24:55 WIT. Hingga akhirnya, gerhana Bulan penumbra berakhir pukul 04:04:03 WIB, 05:04:03 WITA, dan 06:04:03 WIT.

Gerhana Matahari Parsial 21 Juni 2020

Pada 21 Juni 2020 mendatang, beberapa wilayah di Indonesia bakal "diserempet" gerhana Matahari parsial, yang sebenarnya merupakan gerhana Matahari cincin yang jalurnya melewati negara-negara mulai dari Kongo, Sudah Selatan, Ethiopia, Yaman, Arab Saudi, Oman, Pakistan, bagian utara India, Tiongkok, Taiwan, sampai ke perairan Mikronesia.

Jalur gerhananya akan seperti ini nantinya:
Berdasarkan peta gerhana di atas, Indonesia tidak dilalui jalur gerhana Matahari cincin (yang berwarna merah gelap), melainkan hanya sebagian wilayah Indonesia saja yang akan berkesempatan melihat gerhana Matahari parsial.

Wilayah-wilayah tersebut di antara lain adalah:
  • Aceh (gerhana 10% mulai jam 13:23 WIB)
  • Sumatra Utara (gerhana 7% mulai jam 13:47 WIB)
  • Riau (gerhana 5% mulai jam 14:01 WIB)
  • Sumatra Barat (gerhana 3% mulai jam 14:10 WIB)
  • Jambi (gerhana 3% mulai jam 14:20 WIB)
  • Bangka Belitung (gerhana 3% mulai jam 14:28 WIB)
  • Sumatra Selatan (gerhana 1 % mulai jam 14:33 WIB)
  • Kalimantan Barat bagian utara (14% mulai jam 14:19 WIB)
  • Kalimantan Barat bagian selatan (8% mulai jam 14:22 WIB)
  • Kalimantan Tengah bagian utara (15% mulai jam 14:26 WIB)
  • Kalimantan Tengah bagian selatan (8% mulai jam 14:30 WIB)
  • Kalimantan Timur (15% mulai jam 15:27 WITA)
  • Kalimantan Selatan (8% mulai jam 15:30 WITA)
  • Kalimantan Utara (25% mulai jam 15:16 WITA)
  • Nusa Tenggara Timur (3% mulai jam 15:57 WITA)
  • Sulawesi Barat (13% mulai jam 15:34 WITA)
  • Sulawesi Selatan (13% mulai jam 15:36 WITA)
  • Sulawesi Tenggara (13% mulai jam 15:39 WITA)
  • Sulawesi Utara (25% mulai jam 15:27 WITA)
  • Maluku Utara (33% mulai jam 16:31 WIT)
  • Maluku (23% mulai jam 16:37 WIT)
  • Papua Barat (33% mulai jam 16:37 WIT)
  • Papua bagian utara (32% mulai jam 16:41 WIT)
  • Papua bagian selatan (26% mulai jam 16:45 WIT)
Kalau kamu tinggal di daerah-daerah yang disebutkan di atas, siapkan atau simpan kacamata gerhana yang kemarin baru saja kamu pakai untuk pengamatan gerhana Matahari cincin ya!

Baca Juga: Ingin Melihat Gerhana Matahari Total di Jawa? Tunggu Tahun 2081

Gerhana Bulan Penumbra 30 November 2020

Inilah gerhana keempat dan penutup gerhana di Indonesia untuk tahun 2020. Berbeda dengan dua gerhana Bulan penumbra sebelumnya yang terjadi mulai tengah malam, pada 30 November 2020 ini akan terjadi mulai selepas Matahari terbenam, dan sayangnya hanya Indonesia bagian timur yang bisa menyaksikannya.

Gerhana akan dimulai pada pukul 16:32:21 WIT (Bulan belum terbit). Lalu puncaknya pukul 18:42:49 WIT. Hingga gerhana Bulan penumbra berakhir pukul 20:53:20 WIT. Di Indonesia bagian barat, Bulan belum terbit saat gerhana ini terjadi, sehingga tidak dapat mengamati. Sementara Indonesia bagian tengah bisa mengamati gerhana sejak Bulan terbit hingga pukul 19:53:20 WITA.

Nah, itulah gerhana di Indonesia tahun 2020 mendatang. Memang, Indonesia tidak sespesial tahun ini di mana dilalui jalur gerhana Matahari cincin. Gerhana Matahari yang melalui Indonesia lagi baru akan terjadi pada 20 April 2023 mendatang.

Selamat menanti gerhana!
BERIKAN KOMENTAR ()