![]() |
| Peta Awan Debu Bintang di sekitar tata surya ini menampilkan posisi Matahari dan seluruh tata surya kita berada sekarang. Kredit: NASA/Adler/U. Chicago/Wesleyan |
InfoAstronomy Premium - Di permukaan Bumi kita, rupanya ada satu jenis besi yang mustahil terbentuk secara alami, atau sengaja dibuat di laboratorium mana pun, dengan teknologi secanggih apa pun. Jenis besi ini hanya bisa terbentuk di satu tempat: jauh di dalam inti bintang-bintang masif, di bawah tekanan yang tidak bisa kita bayangkan. Dan satu-satunya cara ia bisa sampai ke Bumi adalah melalui ledakan, ketika bintang itu mati dalam supernova dan menyebarkan isinya ke seluruh penjuru ruang angkasa.
Besi itu bernama iron-60 (atau besi-60), isotop radioaktif dengan waktu paruh 2,6 juta tahun. Artinya, setiap atom besi-60 yang ada ketika tata surya kita terbentuk 4,5 miliar tahun lalu sudah lama lenyap, meluruh menjadi elemen lain tanpa jejak. Dengan kata lain, besi-60 yang ditemukan di Bumi hari ini tidak mungkin berasal secara alami di Bumi, melainkan pasti datang dari luar angkasa. Dari mana jadi asalnya?
Besi itu bernama iron-60 (atau besi-60), isotop radioaktif dengan waktu paruh 2,6 juta tahun. Artinya, setiap atom besi-60 yang ada ketika tata surya kita terbentuk 4,5 miliar tahun lalu sudah lama lenyap, meluruh menjadi elemen lain tanpa jejak. Dengan kata lain, besi-60 yang ditemukan di Bumi hari ini tidak mungkin berasal secara alami di Bumi, melainkan pasti datang dari luar angkasa. Dari mana jadi asalnya?
✨ Konten Premium ✨
Berlangganan Astronomi+ untuk membaca artikel premium ini.
✅ Akses artikel astronomi berkualitas
✅ Majalah Astronomi digital GRATIS
✅ Ikut kelas astronomi LIVE Zoom
✅ Dukung InfoAstronomy semakin maju
