![]() |
| Sebuah sistem bintang yang berjarak tidak terlalu jauh dari Bumi sekarat. Kredit: ESO/L. Calçada |
InfoAstronomy Premium - Di tepi galaksi tetangga kita, ada sebuah bintang yang tengah membuat para astronom dunia mengarahkan pandangan teleskopnya. Namanya WOH G64, salah satu bintang terbesar yang pernah kita temukan di alam semesta, dan ia sedang berperilaku aneh.
Bintang ini berada di Awan Magellan Besar (Large Magellanic Cloud/LMC), sebuah galaksi kecil yang mengorbit Bimasakti pada jarak sekitar 160.000 tahun cahaya dari Bumi. Meski jauh, WOH G64 tetap menjadi objek yang menarik perhatian karena ukurannya yang luar biasa: radiusnya diperkirakan 1.540 kali radius Matahari. Sebagai perbandingan, Betelgeuse, bintang raksasa yang sering dikatakan akan meledak, "hanya" sekitar 700 kali lebih lebar dari Matahari.
Bintang ini berada di Awan Magellan Besar (Large Magellanic Cloud/LMC), sebuah galaksi kecil yang mengorbit Bimasakti pada jarak sekitar 160.000 tahun cahaya dari Bumi. Meski jauh, WOH G64 tetap menjadi objek yang menarik perhatian karena ukurannya yang luar biasa: radiusnya diperkirakan 1.540 kali radius Matahari. Sebagai perbandingan, Betelgeuse, bintang raksasa yang sering dikatakan akan meledak, "hanya" sekitar 700 kali lebih lebar dari Matahari.
Perubahan Warna yang Mengejutkan
Selama bertahun-tahun, WOH G64 dikenal sebagai salah satu bintang paling dingin yang kita ketahui berdasarkan warna permukaannya yang teramati merah pekat. Namun antara tahun 2013 hingga 2014, sesuatu yang mengejutkan terjadi: warnanya berubah menjadi kuning. Dalam dunia astronomi, warna bintang mencerminkan suhunya, dan perubahan dari merah ke kuning berarti suhu permukaannya melonjak sekitar 1.000°C. Apa yang terjadi?✨ Konten Premium ✨
Berlangganan Astronomi+ untuk membaca artikel premium ini.
✅ Akses artikel astronomi berkualitas
✅ Majalah Astronomi digital GRATIS
✅ Ikut kelas astronomi LIVE Zoom
✅ Dukung InfoAstronomy semakin maju
