Gabung menjadi member BelajarAstro KLUB yuk! Cek benefitnya~

Saran pencarian

VIDEO: Ketika Wahana Antariksa Parker "Menyentuh" Matahari

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, wahana antariksa nirawak buatan manusia berhasil "menyentuh" Matahari. Menariknya, wahana antariksa yang dinamai

Info Astronomy - Untuk pertama kalinya dalam sejarah, wahana antariksa nirawak buatan manusia berhasil "menyentuh" Matahari. Menariknya, wahana antariksa yang dinamai Parker itu juga merekam bagaimana suasana di dekat Matahari.

Oh iya, perlu diketahui biar tidak salah kaprah nih, "menyentuh" Matahari di sini tidak benar-benar seperti mendarat di Matahari ya. Melainkan pada 28 April 2021, wahana antariksa Parker milik NASA hanya terbang di dalam korona Matahari, yakni atmosfer bagian teratas pada Matahari, dengan jaraknya yang diperkirakan hanya 13 juta kilometer dari Matahari. Sebagai perbandingan, jarak Merkurius ke Matahari adalah 58 juta kilometer.

Aktivitas tersebut tidak hanya membuat para astronom mendapatkan banyak data-data penting terkait Matahari, tetapi juga membuktikan kuatnya pelindung panas berteknologi tinggi pada wahana antariksa Parker sehingga ia tidak terbakar atau meleleh saat berada sangat dekat dengan Matahari.

Matahari sendiri tidak memiliki permukaan padat. Sebaliknya, batas teratasnya ditentukan oleh apa yang para astronom sebut sebagai permukaan kritis Alfvén, di mana gravitasi dan medan magnet Matahari terlalu lemah untuk menampung plasma Matahari.

Di atas titik ini, angin Matahari muncul, bertiup dengan kuat ke seantero tata surya, begitu cepat sehingga gelombang di dalam angin tersebut bisa memisahkan diri dari Matahari. Apa yang para astronom sebut "permukaan" Matahari, terdiri dari sel-sel konveksi plasma yang bergolak dan dikenal sebagai fotosfer, berada jauh di bawahnya.

Salah satu tujuan utama misi Parker adalah untuk mengetahui lebih banyak tentang permukaan kritis Alfvén; yaitu, di mana letaknya, dan seperti apa topografinya, karena sejauh ini manusia belum mengetahui hal-hal menarik tersebut.

Menariknya, selama berada di dalam korona Matahari, rupanya wahana antariksa Parker juga merekam serangkaian gambar yang telah digabung menjadi video selang waktu oleh para astronom. Video tersebut diambil Parker selama rentang waktu lima hari, dengan kecepatan Parker mengitari Matahari sekitar 147 kilometer per detik atau 529.200 kilometer per jam.

Tonton videonya di bawah ini:


Sumber:

Sumber Jurnal:
  • Kasper, J. C., Klein, K. G., Lichko, E., Huang, J., Chen, C. H. K., Badman, S. T., ... & Zank, G. P. (2021). Parker Solar Probe enters the magnetically dominated solar corona. Physical Review Letters, 127(25), 255101.
Ada perlu? Hubungi saya lewat riza@belajarastro.com

Posting Komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.