Serba-serbi Makanan Astronaut di Luar Angkasa

Info Astronomy - Setiap enam bulan sekali, tiga astronaut meluncur ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dan tiga astronaut sebelumnya pulang ke Bumi. Mereka bergantian menjalani misi ilmiah di sana. Tapi, tahukah kamu apa yang mereka makan selama berada di luar angkasa?

Menurut AstronautFoods, ternyata makanan yang disantap para astronaut di luar angkasa saat ini sangat mirip dengan yang kita semua makan di permukaan Bumi, lho. Perbedaannya hanya pada bungkus kemasannya saja.

Nah, sebelum seorang astronaut diluncurkan ke ISS, mereka akan membuat perencanaan makan dengan gizi seimbang untuk tiga kali sehari ditambah camilan untuk nantinya mereka konsumsi selama enam bulan di ISS.

Baca Juga: Foto-foto dari Luar Angkasa Kok Tidak Ada Bintangnya?

Ada lebih dari 100 makanan pada menu yang bisa mereka pilih, yang isi dari menu tersebut merupakan jenis-jenis makanan yang hanya memiliki kelembaban rendah, kering, makanan yang sudah dimasak (siap makan), dan makanan kalengan saja.

Nah, saat sudah membuat perencanaan makan, para astronaut pun siap meluncur ke ISS dengan kapsul antariksa yang juga membawa persedian makanan awalnya. Nantinya, setiap sebulan sekali, sebuah kargo antariksa nirawak akan diluncurkan ke ISS untuk membawa makanan tambahan yang berisi buah segar, air, dan camilan. Ada juga stok makanan tambahan yang cukup untuk tiga pekan di luar waktu misi astronaut untuk berjaga-jaga.
Menurut NASA, untuk menjaga stamina dan energi para astronaut dalam menjalani misi di ISS, mereka perlu menelan sekitar 2.000 kalori sehari. Dengan begitu, makanan-makanan untuk para astronaut wajib bergizi walaupun kalengan.

Oh iya, makanan untuk astronaut juga sebaiknya tidak dimakan di permukaan Bumi, lho. Karena ketika di luar angkasa para astronaut cenderung kehilangan sedikit indra perasa mereka dan kesulitan dalam mencium aroma makanan akibat menderita hidung tersumbat karena cairan dalam tubuh mereka cenderung naik dalam kondisi mikro gravitasi di ISS, makanan luar angkasa dibuat dengan lebih banyak bumbu sehingga rasanya lebih menusuk saat dikonsumsi di Bumi.

Orang-orang yang berjasa dalam membuat makanan untuk para astronaut sendiri adalah sekelompok ilmuwan ahli gizi. Sebelum mengembangkan sebuah jenis makanan bagi astronaut, para ilmuwan ini harus mempertimbangkan mengenai bagaimana nantinya makanan disimpan, keamanan mikrobiologis dalam makanan, dan mengindari makanan yang banyak remahnya.

Baca Juga: Cara Menemukan Stasiun Luar Angkasa di Langit

Bukan tanpa sebab, remah-remah adalah masalah yang besar jika dikonsumsi di lingkungan bergravitasi rendah seperti di dalam ISS. Dalam kondisi itu, remah-remah dapat melayang bebas dan menempel di tempat atau di peralatan penting di ISS. Remah-remah juga bisa melayang ke mata astronaut sehingga sangat berbahaya. Untuk itu, tidak ada makanan seperti kerupuk, biskuit dengan remah, pizza, minuman bersoda, bahkan garam dan merica bubuk.

Semua makanan dipilih benar-benar untuk memastikan para astronaut tetap aman memakannya dan semua minuman akan dikemas sebagai bubuk dehidrasi yang bisa direhidrasi dengan air melalui tabung khusus.

Nah, penasaran bagaimana astronaut membuat camilan di ISS? Beberapa tahun yang lalu, astronaut asal Kanada sempat membuat roti lapis selai kacang dan madu di ISS, kamu bisa nonton videonya di bawah ini:
BERIKAN KOMENTAR ()