Bulan Bisa Memiliki Bulan yang Disebut Bulanbulan

Ilustrasi. Kredit: Science ABC
Info Astronomy - Banyak planet, termasuk planet kita, diorbiti oleh sebuah benda angkasa yang disebut sebagai bulan. Tapi bisakah bulan memiliki bulan yang mengelilinginya juga? Mari mengenal istilah baru hari ini: bulanbulan.

Menurut astronom Juna Kollmeier dari Institut Carnegie Washington dan Sean Raymond dari Universitas Bordeaux, jawaban atas pertanyaan di atas adalah: ya, mungkin. Sebuah bulan yang mengelilingi bulan, secara ilmiah, disebut sebagai sub-bulan. Namun, para astronom ini menyebutnya dengan sebutan yang lebih menarik, bulanbulan (moonmoons).

Dalam analisis yang telah diterbitkan dalam arXiv, Kollmeier dan Raymond menghitung kondisi Goldilocks yang akan memungkinkan sebuah bulanbulan untuk bisa secara stabil mengorbit bulannya tanpa terlempar ke luar jalur atau tertarik gravitasi bulannya.

Kedua astronom itu menyimpulkan dalam analisisnya bahwa hanya bulan yang beukuran besar lah, yang memiliki radius 1.000 kilometer atau lebih besar, yang bisa memiliki sebuah bulanbulan. Diperkirakan, bulanbulan tersebut bisa berukuran paling besar hingga 10 kilometer. Sebuah bulan tersebut juga harus berada jauh dari planet induknya agar bulanbulan yang mengorbitinya tidak menjadi bulan dari si planet.

"Gaya gravitasi planet induk cenderung mendestabilisasi orbit bulanbulan yang berpotensi mengitari bulan yang terlalu dekat dengan planet induknya; ini adalah hal yang banyak terjadi pada sebagian besar bulan di tata surya kita," tulis para astronom dalam jurnal penelitiannya, dilansir New Scientist.

"Namun, beberapa bulan (di tata surya) ada yang diketahui mampu memiliki bulanbulan. Mereka adalah bulan Saturnus, Titan dan Iapetus; bulan Jupiter, Kalisto; dan bahkan Bulan milik Bumi."

Bahkan, dalam penelitian ini juga dijabarkan kemungkinan adanya bulanbulan pada bulan milik sebuah planet asing, yakni planet ekstrasurya Kepler-1625b (sebuah raksasa gas yang berukuran sekitar 6 hingga 12 kali ukuran Bumi, mengorbit bintang mirip Matahari sekitar 8.000 tahun cahaya jauhnya dari rumahmu).

Sebuah bulan yang mengorbit Kepler-1625b diperkirakan berukuran cukup besar, seukuran planet Neptunus di tata surya. Dengan ukurannya yang raksasa itu, kemungkinan besar sang bulan dapat menjadi tuan rumah sebuah bulanbulan, walaupun sejauh ini belum diketahui secara pasti.

Pada akhir jurnal penelitainnya, Raymond dan Kollmeier menyerukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki kondisi yang ideal dapat membuat bulanbulan terbentuk atau mengorbit bulan. Mereka juga akan mencoba menemukan bulanbulan dalam waktu dekat.

Tapi, secara teori, sebuah bulan memang bisa memiliki bulanbulan. Tapi ada persyaratan khususnya. Bukan, bulan tidak harus mengusus SKCK sebagai persyaratan, melainkan ada yang disebut sebagai Hill Sphere atau Bulatan Hill.

Jadi, di sekitar setiap benda langit, ada daerah atau zona yang dikenal sebagai Bulatan Hill, di mana zona tersebut merupakan zona gravitasi dari benda langit yang dapat mendominasi tarikan gravitasi pada benda langit lain di dekatnya.

Perhatikan ilustrasi di bawah ini:
Bulatan Hill. Kredit: Science ABC
Untuk bisa mengorbit sebuah planet, bulan mesti mengorbit planet tersebut di dalam Bulatan Hill. Bila berada di luar zona Bulatan Hill, maka sebuah bulan tidak bisa mengorbit. Nah, sama seperti planet, sebuah bulan pun juga memiliki Bulatan Hill tersendiri. Yang mana bila ada sebuah benda langit lain yang masuk ke dalam Bulatan Hill itu, maka akan menjadi bulanbulan.

Jangkauan atau zona Bulatan Hill sendiri tergantung pada massa dan kepadatan sebuah benda langit. Semakin besar massanya, semakin besar zona Bulatan Hillnya.

Bulanbulan apa yang~
BERIKAN KOMENTAR ()