Istilah Astrononomi Hari Ini: Goldilocks

Ilustrasi. Kredit: InfoAstronomy.org
Info Astronomy - Bumi kita, dalam mengelilingi Matahari, berada di zona Goldilocks. Tapi, tahukah kamu apa itu Goldilocks? Mari mengenalnya di artikel ini~

Zona Goldilocks dikenal juga sebagai zona laik huni, yakni area di sekitar bintang induk yang memungkinkan sebuah planet yang mengelilinginya memiliki kondisi suhu permukaan yang cocok untuk air dalam bentuk cair untuk ada di permukaannya.

Mengapa istilah ini ada? Hal itu tidak lain berasal dari penelitian planet ekstrasurya. Ketika para astronom mencari planet asing, mereka biasanya mencari planet yang dapat mendukung kehidupan. Dengan begitu, menemukan air pada planet asing adalah hal yang sangat penting mengingat kita belum menemukan bentuk kehidupan yang tidak bergantung pada air.

Nah, untuk sebuah planet bisa memiliki air di permukaannya, menurut para astronom, planet tersebut harus memiliki suhu yang tidak terlalu panas, tapi juga tidak terlalu dingin. Planet harus berada di jarak tertentu dari bintang induknya untuk bisa mendapatkan suhu ideal itu. Nah, jarak tertentu ini dikenal sebagai zona Goldilocks.

Dengan kata lain, Goldilocks adalah zona di orbit sebuah bintang yang memastikan suhu optimal pada planet yang mengitarinya bisa memiliki air dalam bentuk cair. Planet harus ada di tempat yang tidak terlalu panas, agar air tidak menguap. Planet juga jangan terlalu dingin, agar air tidak membeku.

Patut dicatat bahwa zona Goldilocks tidak terkait dengan kehidupan manusia secara khusus. Zona itu sendiri menyangkut untuk semua bentuk kehidupan, termasuk kehidupan yang disebut "ekstemofil", mikroorganisme yang dapat berkembang biak walau dalam kondisi suhu yang ekstrim. Nah, zona Goldilocks bagi manusia sendiri jauh lebih sempit daripada zona untuk kehidupan pada umumnya.

Namun, zona Goldilocks tiap bintang bisa berbeda-beda. Cermati infografik di bawah ini:
Zona Goldilocks. Kredit: Wikimedia Commons
Dari infografik di atas, kita bisa melihat bahwa untuk bintang yang lebih panas (dari Matahari), zona Goldilocksnya lebih jauh dan lebih luas. Sementara untuk bintang yang lebih dingin (dari Matahari), zona Goldilocksnya lebih dekat dan lebih sempit.

Dengan begitu, zona Goldilocks Matahari sangat berbeda dengan zona Goldilocks bintang Proxima Centauri (yang merupakan bintang kerdil merah). Planet yang berada di dekat bintang kerdil merah belum tentu terlalu panas, tapi bisa saja ia berada di zona Goldilocksnya.

Intinya adalah, zona Goldilocks merupakan kunci untuk menentukan area mana di sekitar bintang di alam semesta yang kemungkinan dapat mendukung kehidupan.
BERIKAN KOMENTAR ()