Cara Mudah Melihat Gerhana Bulan Total

Melihat gerhana Bulan total. Kredit: Scott Barbour/Getty Images
Info Astronomy - Anda mungkin masih ingat bahwa untuk mengamati gerhana Matahari total dibutuhkan filter agar silau Matahari tidak merusak mata. Lalu, bagaimana dengan gerhana Bulan total? Di artikel ini, kami akan berbagi kiat-kiatnya.

Perlu diketahui, peristiwa gerhana Bulan merupakan satu dari beberapa peristiwa astronomis yang paling mudah untuk diamati. Yang Anda butuhkan hanyalah cukup ke luar ruangan, lalu cari Bulan di langit yang cerah dengan sepasang mata.

Gerhana Bulan sendiri terjadi pada fase Bulan purnama, yakni saat Matahari, Bumi, dan Bulan berada sejajar atau segaris lurus di bidang orbitnya masing-masing. Siapapun yang berada di sisi malam Bumi pada saat gerhana Bulan terjadi, maka akan bisa melihatnya.

Melihat gerhana Bulan, baik itu gerhana parsial, penumbra, atau total, tidak membutuhkan filter, sebab cahaya Bulan yang merupakan cahaya pantulan dari sinar Matahari tidaklah silau. Yang Anda butuhkan hanyalah cuaca cerah, jaket agar tetap hangat di malam hari, kursi santai, serta kopi dan cemilan.

Carilah lokasi yang cocok untuk melihat gerhana Bulan. Seperti yang telah disinggung di atas, Anda bisa melihat gerhana Bulan selama Anda berada di sisi malam Bumi saat gerhana terjadi. Dengan begitu, kami merekomendasikan lokasi pengamatan di daerah pedesaan, atau area yang masih sedikit atau bahkan tidak ada cahaya lampu maupun polusi cahaya buatan lainnya.

Bagaimanapun, cuaca cerah saja tidak cukup. Berada di area pengamatan dengan kondisi sekitar yang minim cahaya akan membuat Anda lebih jelas dan mendapati pertunjukan gerhana Bulan total terbaik. Walau begitu, tidak ada salahnya memilih lokasi pengamatan di daerah perkotaan, sebab hal itu dapat memberikan latar depan yang menarik jika Anda ingin memotret gerhana.

Oh iya, perhatikan juga bahwa keselamatan adalah yang utama. Jangan sendirian saat berkeliaran dalam kegelapan malam. Mengamati bersama dengan teman atau keluarga jauh lebih baik.

Gambar via Pinterest.com

Perlukah Teleskop?

Meskipun Anda sebenaarnya tidak memerlukan peralatan khusus untuk melihat gerhana Bulan, astronom dan astrofotografer profesional cenderung merekomendasikan beberapa peralatan yang dapat Anda gunakan agar pengalaman mengamati gerhana Bulan bisa lebih seru.

Peralatan tersebut di antaranya adalah:

Pertama, binokuler. Binokuler atau teropong sangat berguna jika Anda tertarik untuk melihat fitur-fitur permukaan Bulan, seperti kawah atau mare, selama gerhana terjadi. Dengan teropong, Anda dapat dengan mudah melihat perubahan warna pada permukaan Bulan saat bayangan Bumi bergerak melewatinya.

Kedua, teleskop. Agar pengamatan gerhana Bulan lebih jelas, teleskop sangat direkomendasikan untuk digunakan. Teleskop bisa sangat membantu jika Anda ingin melihat fitur-fitur permukaan Bulan dengan detail yang lebih tinggi dari sekadar teropong. Anda juga dapat menghubungkan kamera DSLR ke teleskop untuk mendapatkan foto Bulan saat gerhana yang lebih besar daripada dengan hanya lensa kit.

Infografik gerhana Bulan total 31 Januari 2018. Kredit: Fred Espenak

Ketahui Letak Bulan

Poin yang ini cukup penting. Sebab, bila Anda tidak tahu di mana posisi Bulan di langit saat gerhana berlangsung, Anda tidak akan bisa melihat gerhana Bulan tersebut.

Untuk gerhana Bulan total 31 Januari 2018, cukup arahkan pandangan Anda ke timur (arah Matahari terbit). Ingatlah bahwa Bumi ini berotasi, sehingga Bulan tidak akan diam saja di langit timur, melainkan bergerak semu ke barat.

Nah, itulah sedikit informasi mengenai bagaimana cara mudah untuk melihat gerhana Bulan total nanti. Semoga cuaca cerah!
Cara Mudah Melihat Gerhana Bulan Total Cara Mudah Melihat Gerhana Bulan Total Reviewed by Riza Miftah Muharram on Januari 25, 2018 Rating: 5

Hype - Jangan Lewatkan!