Bagaimana Bisa Memotret Bima Sakti Padahal Kita Ada di Dalamnya?

Ilustrasi galaksi Bima Sakti. Kredit: Mark A. Garlick / space-art.co.uk
Info Astronomy - Ada sebuah pertanyaan menarik; kenapa kita bisa memotret galaksi Bima Sakti padahal kita ada di dalamnya? Banyak foto-foto seseorang yang berhasil memotret keindahan Bima Sakti dari Bumi, dan banyak pula yang menggapnya hanya editan. Padahal, memotret Bima Sakti dari Bumi tidak terlalu sulit.

Jawaban dari kenapa kita bisa memotret Bima Sakti padahal kita ada di dalamnya adalah, seperti kita mencoba untuk mengambil gambar dari bagian dalam rumah Anda sementara Anda berada di dalamnya. Sudah bisa membayangkan sekarang?

Karena kita berada di dalam Bima Sakti, kita tidak bisa mengambil gambar galaksi kita ini dari sudut "atas" piringan galaksi Bima Sakti. Namun, kita bisa membuat ilustrasi seperti apa galaksi Bima Sakti yang mungkin terlihat dari luar galaksi, ilustrasinya adalah pada gambar di atas artikel ini.

Sementara kita tidak bisa mengambil gambar lengkap galaksi kita sendiri, kita sangat beruntung karena Tata Surya kita berada di sepanjang salah satu lengan spiral Bima Sakti. Matahari, Bumi dan seluruh anggota Tata Surya kita berada di lokasi yang bernama Lengan Orion. Karena keuntungan ini, kita dapat memotret sebagian kecil dari galaksi Bima Sakti di langit malam.

Lain halnya jika kita berada lebih dekat ke pusat galaksi kita, kita akan dibuat silau oleh banyaknya bintang-bintang di langit malam dari para bintang yang terletak di dekat pusat galaksi kita.

Terletak di lokasi ideal di Bima Sakti juga bisa membuat kita dapat belajar lebih dalam mengenai galaksi sendiri dari gambar dan data lainnya, serta belajar tentang galaksi-galaksi tetangga kita yang lebih jauh. Dengan memotret dan memelajari galaksi-galaksi tetangga yang hampir mirip galaksi kita, kita dapat mengumpulkan gambaran yang sangat akurat tentang bagaimana bentuk galaksi kita.

Bima Sakti di Bromo, Indonesia. Kredit: Farah Qoonita

Lalu, Bagaimana Cara Memotret Bima Sakti?

Hampir tiap pekan, redaksi InfoAstronomy.org mendapatkan kiriman foto Bima Sakti dari pembaca. Sebetulnya memotret Bima Sakti tak perlu di gunung atau tempat tinggi. Namun, agar Bima Sakti terlihat jelas, kita tak boleh di tempat yang banyak polusi cahaya. Makanya memang lebih mudah memotret galaksi Bima Sakti di pegunungan daripada di area kota.

Jika hanya ingin memotret bintang, mungkin bisa kapan saja. Tapi ingat, Bumi kita berputar (rotasi dan revolusi). Ada kalanya Bima Sakti tidak terlihat dari tempat kita berdiri. Galaksi Bima Sakti juga akan sulit terlihat jika Bulan sedang ikut nimbrung. Jadi, lebih baik kita memotret saat fase Bulan Baru, sehingga malam gelap akan lebih panjang.

Banyak software untuk mengecek kondisi bintang dan letak Bima Sakti seperti Stellarium, Anda bisa mengunduhnya gratis di sini. Umumnya, paling enak memotret Bima Sakti itu adalah mulai bulan April hingga bulan September di arah selatan.

Mulai Memotret

Jika sudah tahu seluk beluk menemukan letak bentangan galaksi Bima Sakti di langit. Saatnya Anda memotret, Anda bisa gunakan kamera Digital Single-Lens Reflex atau DSLR untuk memotret Bima Sakti.

Pengaturan kamera DSLR untuk memotret Bima Sakti:
  1. Gunakan diafragma terbesar di kamera Anda, misal: F/2.8 atau F/3.5.
  2. Gunakan speed terendah, dalam hal ini 30 detik. Jangan gunakan speed melebihi 30 detik, seperti 40s, 60s atau 90s, karena semakin lama rana terbuka, membuat bintang kelihatan bergaris (seperti motret star trail).
  3. Gunakan cable release dan tripod utk menghindari gambar menjadi blur.
  4. Gunakan ISO maksimal 1250.
  5. Hindari menggunakan format JPEG, melainkan gunakan format RAW untuk motret Bima Sakti, supaya fotonya lebih tajam/bagus dan enak untuk diedit nanti di PS atau di Lightrom.
  6. Gunakan manual focus dan infinity untuk mendapatkan tajam maksimal.
  7. Mulailah memotret…

Apakah Bisa Diamati dengan Mata Telanjang?

Bisa saja melihat dengan mata telanjang, namun hal ini terasa agak sulit. Apa lagi bagi Anda yang tinggal di kota yang tingkat polusinya tinggi. Dengan mata telanjang, Anda takkan melihat bentangan galaksi Bima Sakti yang indah seperti hasil potret kebanyakan, Bima Sakti nantinya akan terlihat bagai kabut atau kapas putih yang membentang dari Utara ke Selatan.

Anda bisa main ke pegunungan atau pedesaan yang langitnya masih belum tercemar polusi, jauh dari terangnya lampu dan cahaya kota. Gunung yang terekomendasi untuk mengamati Galaksi Bima Sakti dengan mata telanjang adalah: Bromo, Prau, Rinjani, Merbabu, Ciremai, Sindara, dan masih banyak lagi.

Selamat memotret!

Baca juga: Cara Memotret Galaksi Bima Sakti dengan Kamera Smartphone
Bagaimana Bisa Memotret Bima Sakti Padahal Kita Ada di Dalamnya? Bagaimana Bisa Memotret Bima Sakti Padahal Kita Ada di Dalamnya? Reviewed by Riza Miftah Muharram on 8/09/2016 03:30:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.