![]() |
| Pada awan molekuler raksasa di pusat galaksi Bimasakti, para astronom menemukan gula. Kredit: Shutterstock |
InfoAstronomy Premium - Bukan planet baru, bukan supernova yang baru meledak, bukan pula lubang hitam raksasa. Kali ini, para astronom justru menemukan sesuatu yang manis di jantung Galaksi Bimasakti.
Eritrulosa, gula ketosa alami dengan empat atom karbon yang biasa ditemukan pada buah rasberi, kiwi, dan banyak buah merah lainnya, tampaknya juga eksis di dalam awan molekuler raksasa berupa gas dan debu di dekat pusat galaksi kita, sekitar 26.745 tahun cahaya jauhnya dari Bumi. Ini menandai pertama kalinya gula ketosa alami ditemukan di ruang antarbintang, akan tetapi bukan gula pertama karena sebelumnya para astronom pernah menemukan glikolaldehida di luar angkasa.
Pertanyaannya sekarang adalah, bagaimana gula tersebut bisa sampai di sana?
✨ Konten Premium ✨
Berlangganan Astronomi+ untuk membaca artikel premium ini.
✅ Akses artikel astronomi berkualitas
✅ Majalah Astronomi digital GRATIS
✅ Ikut kelas astronomi LIVE Zoom
✅ Dukung InfoAstronomy semakin maju
