Akses artikel Premium dengan Astronomi+, mulai berlangganan.

Saran pencarian

Hipotesis Hutan Gelap: Kenapa Kehidupan Lain Belum Juga Ditemukan

Di alam semesta yang begitu luas ini, kita mungkin tidak sendiri. Namun, "mereka" memilih diam dan bersembunyi, termasuk dari kita. Kenapa begitu?
Alam semesta begitu luas, begitu banyak galaksi, tapi kita belum juga menemukan kehidupan asing. Di mana mereka?. Kredit: NASA/ESA/CSA/Webb

InfoAstronomy Premium - Pernahkah kamu mendengar Hipotesis Hutan Gelap? Ini adalah salah satu gagasan paling menarik dan paling suram tentang kehidupan cerdas di alam semesta. Hipotesis ini mencoba menjawab satu pertanyaan sederhana yang sudah lama mengganggu ilmuwan: Jika alam semesta begitu besar dan berusia sangat tua, lalu di mana semua makhluk cerdas itu?

Pertanyaan ini dikenal sebagai Paradoks Fermi. Enrico Fermi, fisikawan peraih Nobel, pernah berkata kurang lebih begini. Dengan miliaran galaksi dan planet, seharusnya kita tidak sendirian. Tapi kenyataannya, jagat raya terlihat sunyi. Tidak ada sinyal jelas. Tidak ada kunjungan. Tidak ada jejak. Hipotesis Hutan Gelap menawarkan jawaban. Alam semesta mungkin tidak kosong. Ia justru penuh. Penuh peradaban yang memilih diam dan bersembunyi.

✨ Konten Premium ✨

Berlangganan Astronomi+ untuk membaca artikel premium ini.

✅ Akses artikel astronomi berkualitas
✅ Majalah Astronomi digital GRATIS
✅ Ikut kelas astronomi LIVE Zoom
✅ Dukung InfoAstronomy semakin maju

Sudah langganan? Lanjut baca

Riza adalah astronom amatir yang telah menulis konten astronomi sejak tahun 2012. Riza secara aktif menjadi mentor kelas astronomi di BelajarAstro.com. Hubungi lewat riza@belajarastro.com.

Posting Komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.