![]() |
| Komet G3 ATLAS pada 19 Januari 2025 di langit Australia. Kredit: Blake Estes |
InfoAstronomy Premium - Komet C/2024 G3 (ATLAS) telah melewati perihelionnya yang berbahaya, mendekati Matahari sepuluh kali lebih dekat dibanding jarak Bumi ke Matahari. Pertemuan ini membuatnya bersinar terang – begitu terang sehingga dapat terlihat dari Bumi meskipun berada pada jarak yang cukup jauh. Namun, berdasarkan pengamatan terbaru, sang komet sedang hancur berkeping-keping.
Menurut laporan Sky & Telescope, astrofotografer asal Hungaria, Lionel Majzik, mengambil gambar komet ini dari Chile dalam beberapa hari terakhir. Gambar tersebut menunjukkan bahwa ada sesuatu yang tidak biasa. Ekor komet tampak semakin terang dan besar, namun komanya tampak menghilang, mengindikasikan ada yang tidak beres terjadi pada inti komet tersebut.
✨ Konten Premium ✨
Berlangganan Astronomi+ untuk membaca artikel premium ini. Temukan artikel astronomi berkualitas, mendalam, terkini, anti copy-paste!
