Gabung menjadi member BelajarAstro KLUB yuk! Cek benefitnya~

Saran pencarian

Jadwal Fenomena Langit Juli 2022

Bisa mengamati fenomena langit apa saja sepanjang Juli 2022 ini? Seperti biasa, InfoAstronomy.org sudah merangkum jadwal lengkapnya untuk kamu.

Info Astronomy - Bisa mengamati fenomena langit apa saja sepanjang Juli 2022 ini? Seperti biasa, InfoAstronomy.org sudah merangkum jadwal lengkapnya untuk kamu.

Seluruh fenomena langit di bawah ini bisa diamati di Indonesia selama cuaca cerah. Penasaran, kan? Mari simak!

Jadwal Fase Bulan

  • Fase Bulan Perbani Awal: 7 Juli 2022 jam 09.14 WIB
  • Fase Bulan Purnama: 14 Juli 2022 jam 01.37 WIB
  • Fase Bulan Perbani Akhir: 20 Juli 2022 jam 21.19 WIB
  • Fase Bulan Baru: 29 Juli 2022 jam 00.56 WIB

Melihat Planet Tata Surya

Planet Mars: Bisa diamati di langit timur menjelang waktu Matahari terbit. Namun, waktu terbaik untuk melihatnya adalah pada 22 Juli 2022 ketika Mars berada sejauh 2 derajat dari sisi barat daya Bulan sabit.


Fenomena ini dikenal sebagai konjungsi. Dalam pandangan mata telanjang, Mars akan tampak bagai bintang merah terang di dekat Bulan. Gunakan teleskop untuk bisa melihat Mars lebih detail dan jelas.

Planet Jupiter: Planet terbesar di tata surya sepanjang Juli ini sudah bisa diamati di langit timur mulai menjelang tengah malam. Jika cuaca cerah, kamu bisa mengamatinya seterusnya hingga menjelang Matahari terbit keesokan harinya.

Waktu terbaik untuk melihatnya pada Juli ini adalah ketika Jupiter berkonjungsi dengan Bulan, terletak 4 derajat di sisi utara Bulan dalam pandangan dari Bumi, yang mana akan terjadi pada tanggal 18 Juli 2022.


Dalam pandangan mata telanjang, Jupiter hanya akan tampak bagai bintang kuning terang yang tidak berkelap-kelip. Gunakan teleskop untuk bisa melihat Jupiter lebih jelas, lengkap dengan garis-garis pada atmosfernya dan bulan-bulan terbesarnya.

Planet Saturnus: Amati langit timur mulai jam 9 malam, kamu sudah bisa menemukan planet Saturnus yang tampak bagai bintang kuning terang dalam pandangan mata telanjang di sana. Ya, untuk melihat cincinnya, kamu membutuhkan teleskop.

Juli ini, amati Saturnus di dekat Bulan pada tanggal 15 Juli 2022. Keduanya akan berada di titik konjungsi, terpisah 4 derajat satu sama lain. Inilah waktu terbaik untuk melihat Saturnus jika kamu kesulitan menemukannya di langit malam.


Fenomena Langit Lainnya

Supermoon: Dalam mengitari Bumi, Bulan melalui jalur orbit yang elips, bukan melingkar sempurna. Akibatnya, ada momen di mana ia berada di jarak terjauh (disebut apogee), ada pula di jarak terdekat (disebut perigee).

Nah, untuk tahun 2022 ini, perigee terdekat Bulan terhadap Bumi akan dicapai pada 14 Juli 2022 mendatang, dengan jarak Bulan dari Bumi mencapai sekitar 357.418 kilometer. Dengan kata lain, fenomena ini dikenal juga sebagai supermoon.

Bulan akan 14% lebih besar dan 30% lebih terang daripada Bulan ketika berada di jarak terjauh dari Bumi. Namun, jika kamu tidak biasa melihat Bulan, kamu mungkin akan mengira Bulan tampak biasa-biasa saja, tidak bertambah besar sama sekali.

Hujan Meteor Delta Akuarid Selatan: 25 meteor per jam bisa diamati pada puncak hujan meteor ini yang akan terjadi pada 30 Juli 2022 mendatang. Untuk mengamatinya, kamu tidak perlu teleskop, tetapi wajib di lokasi yang cerah dan minim polusi cahaya, bukan di tengah atau di dekat kota besar.


Titik kemunculan hujan meteor ini akan berada di arah rasi bintang Akuarius. Rasi bintang tersebut sudah terbit pada jam 21.30 malam waktu setempat daerahmu, jadi mulai lah pengamatan pada jam itu hingga menjelang Matahari terbit keesokan harinya.

Nah, itulah jadwal fenomena langit Juli 2022. Mana nih yang paling kamu tunggu?
Ada perlu? Hubungi saya lewat riza@belajarastro.com

Posting Komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.