-->
Merasa artikel-artikel di InfoAstronomy.org menarik dan bermanfaat untukmu? Dukung kami dengan klik di sini.

Teleskop Hubble Kembali Aktif dan Merilis Citra Terbarunya

Info Astronomy - Para astronom kini bisa bernapas lebih lega karena Teleskop Antariksa Hubble telah berhasil diperbaiki dan kembali online. Teleskop yang berada di orbit rendah Bumi itu sempat mengalami kerusakan pada 13 Juni 2021, dan per 17 Juli 2021 sudah beroperasi normal lagi.

Kerusakan Hubble kemarin berhubungan dengan modul memori komputer yang mengalami offline. Hubble yang sudah 31 tahun di orbit Bumi itu bisa aktif lagi setelah para ilmuwan mengalihkan modul memori komputernya ke perangkat keras cadangannya.

Nah, hari ini, 20 Juli 2021, para ilmuwan dari Space Telescope Science Institute (STScI) yang mengendalikan Hubble merilis gambar pertama dari sang teleskop setelah komputernya menyala kembali. Tidak hanya satu, tetapi dua gambar sekaligus yang menunjukkan sepasang galaksi.

Adalah Julianne Dalcanton dari University of Washington yang memimpin program pengambilan gambar dua galaksi pada momen pertama Hubble aktif kembali ini. Gambar-gambar tersebut diambil dalam panjang gelombang inframerah-dekat (near-infrared) dengan instrumen bernama Advanced Camera for Survey (ACS) pada Hubble, sehingga terlihat dalam hitam putih.

Salah satu galaksi tersebut (gambar di bawah) adalah galaksi ARP-MADORE2115-273. Dalcanton mengatakan, galaksi tersebut merupakan tabrakan galaksi yang jarang diamati oleh para astronom karena berada di belahan Bumi selatan.
Terletak pada jarak 297 juta tahun cahaya dari Bumi, para astronom sebelumnya mengira kalau ARP-MADORE2115-273 meruapakan penggabungan langsung dua galaksi. Namun, pengamatan Hubble terbaru menunjukkan bahwa interaksi yang sedang berlangsung antargalaksi di sana jauh lebih kompleks, yang bahkan membentuk struktur yang kaya akan bintang, gas, dan debu.

Galaksi lainnya adalah ARP-MADORE0002-503 (gambar di bawah), terletak lebih jauh, yakni sekitar 490 juta tahun cahaya dari Bumi. Ia adalah galaksi spiral seperti Bimasakti kita, tetapi dengan lengan spiral yang memanjang tidak biasa.

Lengan galaksi ARP-MADORE0002-503 memanjang hingga radius 163.000 tahun cahaya, membuatnya tiga kali lebih lebar dari galaksi Bimasakti kita. Sementara sebagian besar galaksi spiral biasanya memiliki jumlah lengan spiral yang genap, yang satu ini memiliki tiga lengan spiral.
Sampai artikel ini diterbitkan, teleskop Hubble telah melakukan lebih dari 1,4 juta pengamatan objek-objek di alam semesta. Hasil pengamatannya yang luar biasa itu telah digunakan pada lebih dari 18.000 makalah ilmiah dan telah benar-benar mengubah pemahaman kita tentang semesta selamanya.

Semoga di usianya yang tidak lagi muda, Hubble masih bisa terus mengamati alam semesta, membuka wawasan-wawasan baru bagi kita. Sehat-sehat, Hubble!