-->
Merasa artikel-artikel di InfoAstronomy.org menarik dan bermanfaat untukmu? Dukung kami dengan klik di sini.

Durasi 1 Hari Venus Ternyata Selalu Berubah-ubah

Info Astronomy - Selama 15 tahun terakhir, para ilmuwan sibuk meneliti seberapa cepat putaran rotasi planet Venus dengan presisi menggunakan gelombang radio. Kita tahu bahwa satu hari di Venus berlangsung sangat panjang, tetapi sekarang diketahui pula bahwa panjang hari di Venus selalu berubah.

Sehari di Venus, atau satu putaran planet pada porosnya, sama dengan kira-kira 243 hari Bumi. Namun, periode rotasi ini tidak tetap. Rotasi planet tetangga kita ini secara teratur bertambah cepat dan melambat sekitar 20 menit akibat atmosfer tebal planet tersebut berinteraksi dengan topografinya, atau fitur permukaannya, menurut EarthSky.org.

Atmosfer Venus, yang sebagian besar adalah karbon dioksida, sekitar 93 kali lebih masif dari atmosfer Bumi. Saking tebalnya, atmosfernya sangat menekan ke permukaannya dengan kekuatan yang besar. Tekanan permukaan di Venus bisa mencapai 100 kali lebih besar daripada di Bumi!

Ketika atmosfer Venus yang tebal itu, dengan kecepatan anginnya yang dapat mencapai 360 km per jam, berinteraksi dengan permukaannya yang solid, momentum rotasinya berubah, dapat mempercepat dan memperlambat rotasi planet. Bumi sendiri sebenarnya memiliki interaksi yang sama antara atmosfer dan permukaannya, tetapi hanya menambah atau mengurangi satu milidetik rotasinya.

Mengapa hal ini penting dipelajari para astronom? Menurut Astronomy.com, mampu mengukur panjang hari di Venus secara presisi nantinya dapat memudahkan penjelajahan masa depan ke planet tersebut. Tanpa pengukuran yang akurat, perhitungan untuk pendaratan ke sebuah planet menjadi lebih sulit.

Dalam studi baru ini, para ilmuwan tidak hanya mengetahui seberapa cepat rotasi Venus, tetapi juga memperoleh pengukuran yang presisi dari kemiringan sumbu dan inti Venus.

Seperti dilansir IFLScience.com, kemiringan sumbu rotasi Venus hanya 2,6392 derajat, ia hampir tegak terhadap ekuator Matahari. Kalau dibandingkan dengan Bumi kita, kemiringan sumbunya mencapai 23 derajat. Sementara itu, diameter inti Venus mencapai sekitar 3.500 kilometer, seukuran inti Bumi.

Lalu, bagaimana para ilmuwan dapat melakukan semua pengukuran pada Venus ini? Jawabannya, menurut laporan di UniverseToday.com, para astronom menggunakan gelombang radio, yang mereka pantulkan ke dan dari Venus selama 15 tahun terakhir.

Dengan menggunakan teleskop radio Goldstone selebar 70 meter di Gurun Mojave California, para ilmuwan mengirim foton dalam bentuk gelombang radio ke Venus, di mana foton dapat menembus atmosfer tebal, memantul ke tanahnya, dan kemudian kembali ditangkap sinyalnya oleh teleskop radio Goldstone dan Green Bank Observatory di West Virginia.

Penundaan antara sinyal yang dikirim ke Venus lalu diterima kembali di Goldstone dan Green Bank membantu para ilmuwan memperkirakan kecepatan putaran rotasi Venus, dan jendela waktu di mana gema dari Venus mengungkapkan kemiringannya.

Menariknya, panjang satu hari di Venus lebih lama dibandingkan satu tahunnya (atau periode revolusi Venus mengitari Matahari), yang mana hanya membutuhkan waktu 225 hari Bumi. Dengan kata lain, satu hari di Venus lebih lama daripada satu tahunnya. Belum sempat hari Senin selesai di Venus, tiba-tiba sudah tahun baru.

Hasil penelitian ini bisa dibaca lebih lanjut di jurnal Nature Astronomy.