-->
Merasa artikel-artikel di InfoAstronomy.org menarik dan bermanfaat untukmu? Dukung kami dengan klik di sini.

Dari Mana Astronom Tahu Bimasakti itu Galaksi Spiral?

Info Astronomy - Dengan teknologi manusia sejauh ini, kita semua tahu bahwa menjelajah ke luar galaksi Bimasakti adalah hal yang masih sulit dilakukan. Namun, galaksi Bimasakti diketahui memiliki bentuk spiral. Dari mana para astronom bisa tahu bentuknya padahal belum pernah ke luar galaksi?

Kendati kita memang belum bisa pergi ke luar galaksi Bimasakti untuk sekadar melihat atau memotretnya, kita bisa kok melihat adanya galaksi-galaksi lain di alam semesta. Nah, dari pengamatan terhadap galaksi lainnya itulah, kita bisa memperkirakan bentuk galaksi sendiri.

Menurut EarthSky.org, ada beberapa petunjuk yang bisa kita manfaatkan untuk mengetahui bentuk galaksi Bimasakti.

Pertama, amatilah bentangan galaksi Bimasakti di langit malam. Pada waktu-waktu tertentu setiap tahunnya, bentangan galaksi Bimasakti bisa terlihat cukup jelas, lho. Dari pengamatan bentangan tersebut, kita bisa menemukan bahwa Bimasakti memiliki wujud garis tipis dan memanjang.

Hal ini menunjukkan bahwa kita sedang melihat cakram galaksi Bimasakti dari tepiannya. Bimasakti pun sudah pasti bukan bukan elips atau bentuk lainnya. Selain itu, kita juga dapat mendeteksi tonjolan di tengah pusat bentangan Bimasakti, yang mana merupakan ciri khas sebuah galaksi spiral yang banyak teramati di alam semesta.
Kedua, para astronom biasanya mempelajari dan mengukur kecepatan bintang di galaksi. Dengan cara tersebut, para astronom melihat pergerakan rotasi bintang keseluruhan, yang rupanya berbeda-beda antara satu bintang dengan bintang lainnya. Lagi-lagi, ini adalah karakteristik galaksi spiral berdasarkan apa yang telah diamati pada galaksi spiral lainnya di alam semesta.

Ketiga, lihat variasi warnanya. Berdasarkan pengamatan terhadap bentangan galaksi Bimasakti, bentuk fraksi gas, warna, dan kandungan debu galaksi kita memang seperti galaksi spiral lainnya di alam semesta. Jenis galaksi lain, katakanlah galaksi elips, tidak memiliki ciri khas berupa gas berwarna kebiruan dan merah muda yang merupakan nebula-nebula tempat bintang terbentuk.

Lihat bedanya pada gambar ini deh:
Galaksi pada panel sebelah kiri adalah jenis galaksi elips, di mana tidak banyak fitur galaksi yang bisa dilihat di sana. Sementara panel sebelah kanan adalah jenis galaksi spiral, yang sangat mirip dengan galaksi tempat kita berada saat ini.

Jadi, secara keseluruhan, tiga petunjuk yang telah dijabarkan di atas adalah argumen yang cukup meyakinkan bahwa galaksi kita memang spiral. Dengan kata lain, kita tidak perlu menaiki pesawat antariksa canggih menuju luar galaksi untuk bisa melihat bentuk galaksi kita seperti apa.