-->
Merasa artikel-artikel di InfoAstronomy.org menarik dan bermanfaat untukmu? Dukung kami dengan klik di sini.

Mengenal Castor, Sistem 6 Bintang di Gemini

Info Astronomy - Dari Bumi, bintang Castor di rasi bintang Gemini tampak seperti bintang tunggal. Namun, rupanya ia bukan bintang tunggal seperti Matahari kita, melainkan terdiri atas 6 bintang yang saling mengitari. Mari mengenal sistem Castor yang unik!

Sistem bintang seperti ini sering disebut sebagai sistem biner, yakni dua atau lebih bintang yang saling mengitari pusat massanya satu sama lain. Pada umumnya, bintang biner terdiri atas 2 komponen bintang. Menariknya, Castor terdiri atas 6 komponen sekaligus.

Castor adalah bintang paling terang kedua di rasi bintang Gemini dan salah satu bintang paling terang di langit malam. Meskipun penamaan Bayer-nya adalah α Geminorum, atau kalau dilatinkan menjadi Alpha Geminorum, ia masih kalah terang dibanding Pollux, si β (beta) Geminorum.

Tampak sebagai bintang tunggal kalau diamati dengan mata telanjang dari Bumi, Castron terdiri atas bintang-bintang yang dinamai Castor Aa, Castor Ab, Castor Ba, Castor Bb, Castor Ca, dan Castor Cb. Kurang lebih, sistem Castor serumit ini:
Bisa dilihat pada ilustrasi sistem Castor di atas, cara membacanya adalah seperti ini:
  • Bintang Castor Ab dan Castor Aa secara kolektif disebut Castor A, mereka berdua mengitari pusat massa satu sama lain.
  • Bintang Castor Ba dan Castor Bb secara kolektif disebut Castor B, yang juga keduanya mengitari pusat massa satu sama lain.
  • Castor A dan Castor B juga berhubungan, keempat bintang ini mengitari pusat massa satu sama lain (pada gambar ditandai dengan garis berwarna kuning).
  • Ada juga Castor Ca dan Castor Cb, yang secara kolektif disebut Castor C. Keduanya mengitari pusat massa satu sama lain (garis putus-putus putih) dan mengitari pusat massa bersama gabungan Castor A dan Castor B (garis putih besar, dan garis merah untuk gabungan Castor A dan Castor B).
Bagaimana? Sudah cukup rumit?

Castor pertama kali diketahui sebagai bintang biner adalah pada tahun 1678 oleh astronom Italia, Giovanni Domenico Cassini. Bayangkan, pada tahun itu, Cassini sudah berhasil mengetahui bahwa bintang Castor bukanlah bintang tunggal.

Castor Aa dan Ba keduanya saling mengitari dalam periode beberapa hari bersama dengan Castor Ba dan Castor Bb. Sedangkan Castor C saling mengitari dalam waktu kurang dari satu hari. Dan waktu yang diperlukan bagi Castor C untuk mengorbit gabungan Castor A dan B mencapai beberapa ribu tahun lamanya.

Bintang Castor sendiri berjarak sekitar 51 tahun cahaya dari Bumi, yang mana jarak ini berhasil ditentukan dari paralaks tahunannya. Dua bintang paling terang dalam sistem ini adalah bintang deret utama kelas A, lebih masif dan lebih terang dari Matahari. Sementara itu, para pendampingnya (bintang b) semuanya merupakan jenis kerdil yang redup dan bersuhu rendah.

Itulah Castor. Suatu hari jika kamu melihat bintang ini di arah rasi bintang Gemini, kamu bisa bagikan artikel ini ke teman ngamat kamu untuk menunjukkan kalau Castor terdiri atas 6 bintang yang tampak seperti 1 bintang karena jaraknya yang jauh. Keren, kan?