-->

Proses Bergabungnya Galaksi Bimasakti dan Andromeda Dimulai

Info Astronomy - Biasanya, berita mengenai tabrakan antara galaksi Bimasakti dengan Andromeda menyebutkan bahwa fenomena itu akan terjadi dalam waktu sekitar 5 miliar tahun lagi. Namun, sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Astrophysical Journal baru-baru ini mengungkapkan bahwa tabrakan itu rupanya sudah dimulai!

Penelitian ini dilakukan sekelompok astronom dari Proyek AMIGA (Absorption Map of Ionized Gas in Andromeda) Universitas Harvard, yang menggunakan Teleskop Antariksa Hubble untuk melihat lingkungan di sekitar galaksi Andromeda. Studi yang telah dilakukan sejak awal tahun ini dianggap sebagai "studi paling komprehensif tentang halo yang mengelilingi galaksi" oleh NASA.

Dalam proyek studi ini, dipelajari bahwa galaksi Andromeda, Bimasakti, dan galaksi-galaksi lainnya diselubungi oleh struktur besar yang disebut sebagai "halo". Struktur ini terdiri atas gas, debu, dan bintang-bintang.

Sayangnya, halo sangat redup, yang saking redupnya sampai membuat pendeteksiannya menjadi hal yang tidak mudah.

Dalam penelitian struktur halo pada galaksi Andromeda, para astronom ini mengukur diameternya dengan melihat bagaimana cahaya dari quasar diserap olehnya. Dan menariknya, mereka terkejut menemukan bahwa halo galaksi Andromeda membentang begitu jauh, jauh melampaui batas galaksi yang terlihat daripada yang diketahui sebelumnya.

Kira-kira, seperti ini nih ilustrasi besarnya ukuran halo galaksi Andromeda dibanding ukuran Andromedanya itu sendiri:
Struktur halo yang menyelubungi galaksi Andromeda diketahui meluas sejauh setengah jarak ke galaksi Bimasakti kita, atau sekitar 1,3 juta tahun cahaya, dan bahkan bisa lebih jauh lagi hingga 2 juta tahun cahaya. Apakah ini berarti halo galaksi Andromeda dan Bimasakti sudah saling bersentuhan?

Sayangnya, dari sudut pandang kita di dalam Bimasakti, kita tidak dapat dengan mudah mengukur karakteristik halo galaksi kita sendiri. Namun, karena galaksi kita dan galaksi Andromeda sangat mirip dalam ukuran dan penampilan, para astronom berasumsi bahwa halo Bimasakti juga akan serupa.

Dengan kata lain, struktur halo galaksi Bimasakti dan Andromeda saat ini sudah mulai saling bersentuhan, tabrakan antara dua galaksi sudah dimulai.

Jika kita menyingkirkan struktur halo ini, sebagian besar bagian dari galaksi Andromeda sekarang masih berjarak sekitar 2,5 juta tahun cahaya dari Bumi kita, dan semakin dekat setiap saat, dengan kecepatan sekitar 110 kilometer per detik. Tabrakan bagian utama galaksi kita dengan Andromeda memang masih terjadi sekitar 5 miliar tahun dari sekarang.

Tabrakan antargalaksi ini bukanlah fenomena baru di alam semesta. Tabrakan galaksi nyatanya merupakan hal yang umum terjadi. Telah banyak ditemukan fenomena tabrakan galaksi di alam semesta kita. Dan satu hal yang menarik, ketika tabrakan galaksi terjadi, kedua galaksinya akan seperti hantu; mereka hanya melewati satu sama lain, bintang-bintangnya tidak saling bertabrakan karena jarak antarbintangnya yang sangat jauh.

Menurut EarthSky.org, bintang-bintang di galaksi Andromeda dan Bimasakti kita juga tidak akan bertabrakan satu sama lain, melainkan hanya akan terpengaruh oleh gravitasi. Galaksi Andromeda berisi sekitar satu triliun bintang, sementara Bimasakti memiliki sekitar 300 miliar bintang. Bintang dari kedua galaksi akan saling terlempar, memiliki orbit baru.

Hingga akhirnya, jutaan sampai miliaran tahun setelah tabrakan antara galaksi Andromeda dan Bimasakti terjadi, kedua galaksi akan membentuk satu kesatuan galaksi baru, yang kemungkinan besar adalah jenis galaksi elips.
BERIKAN KOMENTAR ()