-->

Mungkinkah Planet Jupiter Menjadi Bintang?

Info Astronomy - Pernahkah kamu membayangkan bagaimana jadinya kalau Bumi mengitari dua Matahari di tata surya? Jupiter, planet paling masif di tata surya kita, memiliki massa lebih dari dua kali massa gabungan semua planet lainnya di tata surya. Mungkinkah ia menjadi bintang kedua?

Sayangnya, massa Jupiter rupanya masih jauh dari massa yang dibutuhkan untuk bisa memicu proses fusi nuklir di intinya, yakni mengubah hidrogen menjadi helium, seperti yang terjadi pada inti bintang lainnya di alam semesta.

Menurut Astronomy.com, massa Jupiter diketahui mencapai sekitar 1,89 x 10^27 kilogram. Sebagai perbandingan, massa Matahari adalah sekitar 1,98 x 10^30 kilogram, atau sekitar 1.048 kali massa Jupiter. Dengan kata lain, Jupiter memiliki massa kurang dari 0,1 persen massa Matahari.
Meskipun sebenarnya bintang yang berukuran kecil bisa ada di alam semesta, menurut para astronom massa terkecil untuk sebuah bintang bisa melakukan fusi nuklir adalah sekitar 0,08 kali massa Matahari, atau masih sekitar 83 sampai 85 kali massa Jupiter.

Bahkan, bintang terkecil yang pernah ditemukan hingga saat ini, EBLM J0555-57Ab, yang diameternya hanya sedikit lebih besar dibandingkan planet Saturnus, memiliki massa sekitar 85 kali massa Jupiter. Jupiter pun dengan demikian sedikitnya masih membutuhkan 83 hingga 85 kali dari massanya saat ini sebelum bisa mulai melebur hidrogen menjadi helium.

Namun, jika massanya bertambah 13 kali lebih masif saja, Jupiter mungkin sudah cukup untuk memulai fusi deuterium, yang akan menjadikannya "naik kelas" dari status planet menjadi kerdil cokelat. Objek subbintang ini secara aktif menggabungkan deuterium menjadi hidrogen-3, isotop hidrogen lainnya, di intinya.

Kerdil cokelat dianggap bukan bintang atau pun planet, ia menempati area abu-abu di antara kedua status objek langit ini.
BERIKAN KOMENTAR ()