Di Bagian Galaksi Bimasakti Mana Matahari Berada?

Info Astronomy - Sebagian dari kita mungkin pernah berpikir kalau Matahari adalah pusat dari galaksi Bimasakti. Padahal, kenyataannya tidak seperti itu, lho. Matahari hanya salah satu bintang di galaksi dan letaknya jauh dari pusat Bimasakti.

Menurut EarthSky.org, Matahari, Bumi, dan seluruh anggota tata surya kita berada di salah satu lengan Bimasakti. Untuk yang belum tahu, Bimasakti merupakan jenis galaksi spiral, di mana ia memiliki lengan-lengan galaksi yang masing-masing berisikan jutaan bintang.

Matahari dan tata surya kita terletak di antara dua lengan spiral besar milik Bimasakti, yang pernah dianggap oleh para astronom sebagai jembatan bintang, gas, dan awan debu. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, kemajuan penelitian telah mengungkapkan bahwa kita hidup di lengan spiral kecil yang disebut sebagai Lengan Orion-Cygnus, atau yang juga dikenal hanya sebagai Lengan Orion atau Lengan Lokal.

Perhatikan ilustrasi galaksi Bimasakti berikut ini deh:
Dari ilustrasi di atas, kita bisa melihat bagaimana bentuk galaksi Bimasakti berdasarkan pengamatan terhadap posisi bintang-bintang dari permukaan Bumi serta posisi Matahari yang ditandai dengan lingkaran.

Bimasakti adalah galaksi spiral berpalang, yang artinya memiliki struktur palang yang memanjang di area pusatnya. Diameter galaksi Bimasakti sendiri diperkiraan sekitar 150.000 hingga 200.000 tahun cahaya, dengan ketebalan sekitar 2.000 tahun cahaya, memiliki 100 hingga 400 miliar bintang, dan memiliki empat lengan spiral utama yang melebar dari palang di tengahnya dan beberapa lengan spiral kecil juga.

Nah, jarak Matahari dan seluruh tata surya dari pusat Bimasakti diperkirakan mencapai sejauh 26.000 tahun cahaya. Pada jarak ini, kita cukup aman dari efek yang ditimbulkan oleh lubang hitam supermasif di pusat Bimasakti, Sagitarius A*.

Lengan Orion tempat Matahari berada diperkirakan memiliki lebar sekitar 3.500 tahun cahaya. Awalnya, para astronom mengira panjangnya sekitar 10.000 tahun cahaya. Namun, lewat sebuah studi diterbitkan pada tahun 2016, panjangnya diperkirakan lebih dari 20.000 tahun cahaya.

Itulah letak Matahari di galaksi Bimasakti. Pada lokasi ini, butuh sekitar 225 hingga 250 juta tahun bagi Matahari untuk sekali mengitari pusat galaksi Bimasakti. Jadi, jangan sampai salah mengira lagi kalau pusat galaksi adalah Matahari ya!
BERIKAN KOMENTAR ()