Jupiter Kemungkinan Memiliki 600 Satelit Alami

Info Astronomy - Sebagai planet terbesar di tata surya kita, Jupiter sering disebut sebagai raja planet. Kerajaannya memiliki sedikitnya 79 satelit alami, atau bulan, yang diketahui mengelilinginya, jumlah paling banyak kedua setelah Saturnus dengan 82 bulan.

Baru-baru ini, sebuah studi baru dari sekelompok astronom dari University of British Columbia di Kanada menunjukkan bahwa mungkin ada lebih banyak lagi bulan milik Jupiter yang menunggu untuk ditemukan. Bahkan, kemungkinan Jupiter mungkin memiliki 600 bulan yang mengelilinginya!

Menurut para astronom ini dalam makalah studinya, bulan-bulan Jupiter yang masih menunggu untuk ditemukan ini pastilah berukuran sangat kecil, dengan ukuran paling besar sekitar 400 hingga 800 meter saja.

Kamu mungkin bertanya-tanya, bagaimana para astronom ini kok bisa ya sampai pada kesimpulan bahwa kemungkinan ada 600 bulan yang mengitari Jupiter?
Edward Ashton, Matthew Beaudoin, dan Brett Gladman, tiga astronom yang melakukan studi ini, pada awalnya memeriksa arsip gambar Jupiter yang diambil dengan kamera MegaPrime beresolusi 340 megapiksel dari Teleskop Kanada-Prancis-Hawaii di Mauna Kea, Hawaii.

Total, ada 60 gambar yang mereka pelajari, yang mana semuanya diambil pada 8 September 2010. Seluruh gambar ini pun digabungkan secara digital untuk melihat adanya pergerakan dari bulan-bulan kecil yang mengitari Jupiter. Upaya mereka membuahkan hasil.

Mereka menemukan kemungkinan 52 bulan yang baru diketahui mengitari Jupiter. Bulan-bulan itu memiliki diameter sekecil 400-800 meter, muncul dalam gambar dengan magnitudo yang sangat redup, yakni +25,7.

Meski begitu, dari 52 kandidat bulan ini, tujuh di antaranya ternyata adalah bulan yang sudah diketahui yang berada dalam orbit tidak beraturan, sehingga total ada 45 deteksi bulan baru. Bulan-bulan yang baru terlihat ini juga tampak bergerak retrograd, yang mana artinya mereka mengorbit dengan gerakan melawan rotasi Jupiter.

Tunggu, tim astronom ini menemukan 45 kandidat bulan baru, lalu bagaimana mereka bisa menyatakan kalau bisa jadi ada 600 bulan?

Penelitian yang dilakukan oleh Ashton dan kawan-kawannya ini dilakukan hanya dengan mengamati sudut pandang selebar satu derajat persegi terhadap planet Jupiter, bukan keseluruhannya. Mereka pun melakukan ekstrapolasi ke seluruh wilayah Jupiter, lalu memperkirakan bahwa Jupiter dapat memiliki total sebanyak 600 bulan.
Hingga saat artikel ini ditulis, 45 kandidat bulan baru Jupiter masih belum dikonfirmasi secara resmi karena orbitnya yang juga belum ditentukan dengan presisi. Untuk melakukannya, diperlukan banyak waktu pengamatan untuk mengamati pergerakan bulan-bulan yang sangat kecil dan banyak ini.

Fakta bahwa Jupiter sudah memiliki 79 bulan yang diketahui sebenarnya sudah cukup luar biasa, jika dibandingkan dengan Bumi yang hanya memiliki satu Bulan saja. Walau begitu, planet seperti Jupiter memiliki gravitasi yang jauh lebih besar, jadi tidaklah terlalu mengherankan kalau mereka memiliki lebih banyak bulan daripada planet berbatu yang lebih kecil seperti Bumi.

Saturnus saat ini memiliki 82 bulan yang diketahui, terbanyak dari planet mana pun di tata surya. Dan kemungkinan besar penelitian di masa depan akan mengungkapkan lusinan atau ratusan lainnya di sistem Saturnus juga.

Akan sangat menarik untuk melihat apakah prediksi para astronom untuk 600 bulan milik Jupiter ini benar, dan menarik pula untuk ditunggu berapa banyak lagi objek-objek kecil yang akan ditemukan di tata surya dalam masa hidup kita, yang mengorbit planet terbesar di tata surya.
BERIKAN KOMENTAR ()