Antares, Bintang yang Sering Tertukar dengan Mars

Info Astronomy - Bagi yang sering berburu bentangan galaksi Bimasakti di langit malam, bintang Antares mungkin sudah tidak asing lagi. Sebab, bisa menemukan Antares, itu artinya sedang melihat ke arah dekat pusat galaksi kita sendiri.

Antares adalah bintang super raksasa merah yang kini mendekati akhir hidupnya. Begitu tidak ada lagi bahan bakar yang tersisa di intinya, proses fusi akan berhenti, bintang ini akan runtuh dan meledak dalam supernova. Menurut Paul Butterworth, salah satu astronom di NASA, "Pada saat Antares meledak, kecerahannya akan menyaingi seluruh bintang di galaksi kita."

Di langit malam, Antares masuk dalam daftar 20 bintang paling terang, meskipun kecerahannya diketahui bervariasi. Magnitudo visual bintang ini bervariasi mulai dari 0,88 hingga 1,16. Selain itu, Antares juga bukan bintang tunggal, ia memiliki bintang tetangga kecil (Antares B) yang berwarna putih kebiruan. Dari Bumi, Antares B sulit diamati.

Letak Antares
Antares, yang juga dinamai sebagai alpha Scorpii, adalah bintang paling terang di Skorpius, sebuah rasi bintang yang sangat mudah diamati di Indonesia. Antares berjarak sekitar 604 tahun cahaya jauhnya dari Bumi. Diameternya diketahui mencapai sekitar 700 kali lipat diameter Matahari, cukup besar untuk menelan orbit Mars, jika ia menjadi pusat tata surya kita.
Namun, meskipun ukurannya besar, kepadatan keseluruhan Antares hanya kurang dari sepersejuta kepadatan Matahari kita. Antares juga memiliki suhu yang relatif rendah, yakni "hanya" sekitar 3.593 derajat Celcius, sementara Matahari mencapai sekitar 5.500 derajat Celcius di fotosfernya. Suhu yang rendah inilah yang menyebabkan warnanya kemerahan.

Bukan Mars
Menurut Space.com, nama "Antares" untuk bintang ini merupakan singkatan dari "anti-Ares". Nama ini diberikan oleh para astronom Yunani kuno yang selalu mengira bintang kemerahan itu tampak mirip dengan Mars dalam pengamatan mata telanjang. "Ares" sendiri adalah dewa perang Yunani, nama lain dari Mars.

Dengan kata lain, "Antares" alias "anti-Ares" memiliki arti "Bukan Mars". Nama ini diberikan agar memudahkan para astronom kuno membedakan keduanya di langit.

Massa Antares adalah sekitar 15-18 kali massa Matahari kita. Setelah ia meledak dalam supernova, diperkirakan ia akan berevolusi menjadi bintang neutron kecil atau mungkin lubang hitam. Supernova ini, yang bisa terjadi besok atau jutaan tahun dari sekarang, akan menjadi sangat spektakuler. Untungnya, karena jarak kita cukup jauh dari Bumi kita, kemungkinan besar tidak akan ada bahaya bagi kita di sini.

Posisi Antares adalah RA: 16h 29m 24s, deklinasi: -26° 25′ 55″.
BERIKAN KOMENTAR ()