Adakah Bintang yang Akan Supernova Dalam Waktu Dekat?

Info Astronomy - Beberapa dari kamu mungkin berharap Betelgeuse sudah meledak lebih dari 640 tahun yang lalu, agar cahaya supernovanya bisa diamati dalam waktu dekat. Namun, ada tidak ya sebenarnya bintang yang akan meledak dalam supernova dalam waktu dekat ini?

Ketika supernova baru berhasil ditemukan, fenomena tersebut dapat kita anggap sebagai pengingat bahwa kita hidup di alam semesta yang sangat tidak bersahabat. Dalam artian, terkadang sebuah bintang bisa meledak begitu saja tanpa aba-aba, menghancurkan salah satu sudut di galaksi.

Untuk galaksi sebesar Bimasakti kita, menurut Space.com, rata-rata supernova meledak dua kali dalam satu abad. Dengan kata lain, karena ada ratusan miliar galaksi selain Bimasakti di luar sana, lusinan supernova bisa jadi meledak setiap detik di alam semesta teramati.

Supernova terang terakhir yang sempat teramati dari Bumi kita adalah SN 1987A, yang mana merupakan ledakan bintang di Awan Magellan Besar, galaksi satelit Bimasakti yang berjarak sekitar 168.000 tahun cahay jauhnyaa. Meski jarak itu sebenarnya jauh, bintang ini meledak dengan begitu hebat hingga terlihat dengan mata telanjang pada tahun 1987 silam.

Sementara itu, supernova terakhir yang terjadi di galaksi kita adalah G1.9+0,3. Supernova ini kemungkinan meledak 100 tahun yang lalu, yang sayangnya terletak di daerah padat debu di galaksi kita sehingga tidak teramati dari Bumi. Dilansir UniverseToday.com, para astronom berhasil menemukan sisa-sisa supernova ini lewat Chandra X-Ray Observatory.

Nah, supernova terang terakhir yang berhasil ditemukan pada tahun 1604 oleh astronom Johannes Kepler. Menurut catatan Kepler, supernova yang satu ini sempat terlihat dengan mata telanjang, yang bahkan lebih terang daripada bintang-bintang lain di langit malam dan dapat terlihat pada siang hari.

Jadi, bintang mana yang kemungkinan akan meledak selanjutnya? Bisakah kita tahu hal itu?
Kita bisa, dan bahkan ada satu kandidat paling potensial, yaitu Betelgeuse, bintang super raksasa merah yang terletak di rasi bintang Orion, 640 tahun cahaya jauhnya dari Bumi. Betelgeuse kini sudah mencapai usia senjanya dalam jenis bintangnya, 10 juta tahun. Ia bisa meledak kapan saja dalam rentang waktu 100.000 hingga sejuta tahun dari sekarang.

Kandidat lainnya adalah Eta Carinae, sebuah bintang masif yang terletak sekitar 8.000 tahun cahaya jauhnya dari kita. Super raksasa biru ini memiliki massa kira-kira 120 kali massa Matahari, dan siap meledak dalam sekitar beberapa ratus ribu tahun mendatang.

Bintang terdekat yang berpotensi meledak dalam supernova adalah Spica, yang berjarak 240 tahun cahaya jauhnya dari Bumi. Spica memiliki massa beberapa kali lipat massa Matahari. Meski begitu, ia mungkin belum akan meledak hingga beberapa juta tahun ke depan.

Jika salah satu dari bintang-bintang kandidat supernova ini meledak, mereka akan muncul amat sangat luar biasa terang di langit malam. Bahkan menurut EarthSky.org, supernova Betelgeuse akan bisa terlihat pada siang hari karena kemungkinan besar akan lebih terang dari Bulan purnama. Kecerahannya pun dapat bertahan selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan sebelum meredup.
Ledakan supernova sangat berbahaya karena dapat melepaskan semburan radiasi gamma dan partikel berenergi tinggi. Untungnya bagi kita, Bumi berada pada jarak yang aman dari kandidat-kandidat supernova ini. Sebab, jarak aman dari supernova adalah sekitar 75 tahun cahaya. Lebih dekat dari jarak itu, siap-siap menerima dosis radiasi yang mematikan.

Kembali lagi ke pertanyaan utama dalam artikel ini, bintang mana yang akan meledak selanjutnya? Dalam sedetik terakhir, sekitar 30 supernova telah meledak di suatu sudut alam semesta. Di galaksi kita, seharusnya ada 1 supernova dalam 50 tahun mendatang atau lebih, tetapi kita mungkin masih tidak dapat melihatnya karena rentang usia manusia yang pendek.

Namun jika kita benar-benar beruntung, Betelgeuse atau Eta Carinae bisa jadi sudah meledak, dan kita akan menyaksikan salah satu peristiwa paling menakjubkan di alam semesta ketika cahaya ledakannya itu muncul di pandangan kita.
BERIKAN KOMENTAR ()