Seberapa Besar Bintang Terbesar yang Pernah Ditemukan?

Info Astronomy - Alam semesta merupakan ruang yang begitu besar. Benda-benda di dalamnya pun bisa berukuran sangat besar, sampai-sampai kita dibuat takjub olehnya. Salah satu benda terbesar di alam semesta adalah bintang. Dan tahukah kamu seberapa besar bintang terbesar yang pernah ditemukan?

UY Scuti, bintang yang terletak di arah rasi bintang Scutum, adalah salah satu bintang terbesar yang pernah para astronom amati hingga saat ini. Saking besarnya, UY Scuti diklasifikasikan sebagai bintang "hiper raksasa", yang artinya lebih besar daripada bintang "super raksasa" dan bintang "raksasa" normal.

Bintang ini memiliki diameter yang besar. Meski begitu, UY Scuti bukan bintang yang paling masif (yang mana seberapa masif sebuah bintang ditentukan oleh seberapa banyak materi yang dikandung oleh bintang itu).

Menurut UniverseToday.com, massa bintang UY Scuti kurang lebih sekitar 30 kali massa Matahari kita, yang memang masih menempatkannya di bagian teratas daftar bintang paling masif di alam semesta. Namun, ia masih kalah masif dari bintang termasif yang pernah ditemukan, R136a1.

Observasi dan perhitungan massa yang dilakukan para astronom, seperti dilansir Space.com, memperkirakan bahwa R136a1 memiliki massa 265 kali lebih masif dari massa Matahari. Walau begitu, diameter bintang R136a1 hanya 30 kali diameter Matahari. Ketimpangan ini wajar, sebab massa dan ukuran fisik bintang tidak selalu berkorelasi satu sama lain.

Jadi, sementara UY Scuti massanya hanya sekitar 30 kali lebih masif dari Matahari, ia memiliki kemungkinan diameter sekitar 1.700 kali lebih besar dari diameter Matahari, dengan margin kesalahan pengukuran diameter ini adalah sekitar 192 kali diameter Matahari.

Dengan kata lain, diameter bintang UY Scuti mencapai sekitar 120,7 juta kilometer, atau hampir 8 AU, di mana 1 AU adalah jarak rata-rata antara Bumi ke Matahari. Hal itu pun membuat bintang ini berukuran cukup besar jika menggantikan Matahari sebagai pusat tata surya kita, yakni bisa-bisa melebar melampaui orbit Jupiter!

Kira-kira, perbandingannya dengan Matahari adalah seperti ini nih:
Hal yang paling sulit dalam menentukan diameter sebuah bintang adalah fakta bahwa bintang tidak memiliki tepian yang jelas. Tidak seperti planet berbatu yang permukaannya adalah tepian yang menjadi acuan diameternya, sebagian besar bintang tidak memiliki permukaan yang solid, sehingga sulit untuk menentukan di mana titik antara gas bintang berakhir dengan ruang vakum.

Jadi, untuk menentukan "tepian" bintang, para astronom biasanya berusaha menentukan fotosfer sebuah bintang. Fotosfer adalah bagian terluar bintang tempat di mana foton -- partikel cahaya -- dapat terlepas dari bintang. Bagi para astronom, fotosfer dianggap sebagai permukaan bintang.

Meski begitu, fotosfer bukan benar-benar titik akhir sebuah bintang, sebab bintang juga memiliki atmosfer yang luasnya melampaui fotosfer. Tetapi, atmosfer tidak dianggap sebagai bagian dari bintang ketika para astronom ingin mengetahui diameter bintangnya.

Untuk UY Scuti, yang fotosfernya melebar melampaui orbit Jupiter, itu artinya cahaya yang dihasilkan dari pusat bintang ini tidak akan dapat mengalir dengan bebas sampai ia berhasil melampaui Jupiter. Di luar fotosfernya itu, UY Scuti memiliki atmosfer panas yang menyebar yang akan meluas melampaui tata surya kita.

Nah, itulah seberapa besar bintang terbesar yang pernah ditemukan. Intinya adalah, jika yang dianggap besar adalah diameternya, maka UY Scuti saat ini di urutan pertama dengan diameter 1.700 kali diameter Matahari. Sementara jika yang dianggap besar adalah massanya, maka R136a1 adalah bintang termasif dengan 265 kali massa Matahari.

Pada masa yang akan datang, kedua bintang ini mungkin akan digantikan lagi oleh yang lebih besar, yang saat ini bisa jadi belum ditemukan.
BERIKAN KOMENTAR ()