Mengapa Bumi Tidak Jatuh ke Matahari?

Info Astronomy - Matahari katanya punya tarikan gravitasi yang kuat. Tetapi, kok Bumi tidak tertarik untuk jatuh ke Matahari ya? Cari tahu jawabannya yuk!

Pada dasarnya, Bumi selalu ditarik Matahari oleh gravitasinya. Sayangnya, usaha Matahari untuk menarik Bumi itu selalu gagal. Kegagalan ini, dalam istilah astronomis, dikenal sebagai orbit. Alih-alih jatuh, Bumi malah mengitari Matahari dalam orbitnya.

Menurut University of California, Matahari memiliki gravitasi yang kuat untuk menarik Bumi. Namun, jangan lupa, Bumi juga memiliki gaya gravitasi. Tarik menarik gravitasi antara keduanya menghasilkan adanya gaya sentripetal dan sentrifugal, yang menyebabkan sebuah jalur lintasan orbit melingkar dalam kasus ini.

Gaya sentripetal adalah gaya yang membuat sebuah objek untuk bergerak melingkar, sedangkan gaya sentrifugal adalah lawan dari gaya sentripetal, yakni efek yang ditimbulkan ketika sebuah objek melakukan gerak melingkar, menjauhi pusat putaran.

Ketika kedua gaya ini bekerja, alih-alih jatuh ke Matahari, Bumi malah bergerak mengelilinginya. Menariknya, pergerakan Bumi ini memiliki kecepatan yang pas, sekitar 3 kilometer per detik.

Sedikit saja kecepatan itu bertambah, Bumi akan bergerak meninggalkan Matahari. Dan sedikit saja kecepatan itu berkurang, Bumi akan jatuh ke arah Matahari. Jadi selama gerak menyamping tersebut cukup cepat untuk “menghindari” Matahari, Bumi akan mengorbit, bukan jatuh atau menjauh.

Punya pertanyaan astronomi dan ingin dijawab lewat artikel? Kirim pertanyaan kamu ke email tanyaastro@belajarastro.my.id.
BERIKAN KOMENTAR ()