Program Kru Komersial NASA Sukses Meluncur ke ISS

SpaceX Dragon
Info Astronomy - Dini hari tadi (31/5) pukul 02.22 WIB, peluncuran bersejarah pertama dari Program Kru Komersial NASA menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dengan roket SpaceX berhasil dilakukan.

Dua astronaut NASA, Robert Behnken dan Douglas Hurley, saat ini sedang dalam perjalanan menuju ISS. Mereka dengan aman meninggalkan Kennedy Space Center, Florida dengan menumpangi kapsul antariksa Dragon buatan SpaceX. Keduanya akan menghabiskan waktu 19 jam mengelilingi Bumi hingga tiba di ISS.

Kendati merupakan peluncuran Program Kru Komersial NASA pertama, ini bukan perjalanan pertama Behnken dan Hurley ke luar angkasa. Mereka sudah pernah meluncur ke orbit rendah Bumi dua kali sebelumnya mengingat rekam jejak mereka sebagai astronaut pada program Pesawat Ulang-Alik.

Hal yang membuat peluncuran ini bersejarah adalah, ini merupakan peluncuran pertama dari tanah Amerika sejak pesawat ulang-alik Atlantis pensiun pada Juli 2011. Secara simbolis, Behnken dan Hurley lepas landas dari Launch Complex 39A, tempat Atlantis terbang dari hampir sembilan tahun yang lalu.


Kedua astronaut ini diperkirakan akan berlabuh di ISS sekitar pukul 21.30 WIB malam ini, Minggu 31 Mei 2020, dengan palka antara kapsul antariksa Dragon dan ISS akan dibuka kira-kira dua jam kemudian (pada saat itulah kedua astronaut ini bisa masuk ke ISS). Mereka nantinya akan tinggal bersama anggota Ekspedisi 63 yang sudah berada di ISS sejak April 2020, yakni satu astronaut AS Chris Cassidy dan dua kosmonaut Rusia Anatoli Ivanishin dan Ivan Vagner.

Ini adalah peluncuran berawak pertama dari Program Kru Komersial yang dikembangkan oleh NASA dalam kemitraan dengan perusahaan swasta Boeing dan SpaceX. Tujuan dari misi ini adalah untuk mengurangi anggaran NASA untuk meluncur ke orbit rendah Bumi dan memungkinkan mereka untuk lebih berfokus pada misi manusia ke Bulan dengan program Artemis.

Roket dan kapsul antariksa yang digunakan dalam peluncuran berawak pertama ini dikembangkan oleh SpaceX milik Elon Musk. Sejak pensiunnya pesawat ulang-alik, NASA selama ini bekerja sama dengan Rusia untuk meluncurkan astronautnya ke ISS dengan roket Soyuz  dengan biaya 80 juta dolar AS per kursi. Investasi NASA dalam Program Kru Komersial memungkinkan mereka untuk membayar kurang dari sepertiga dari biaya itu. Hemat.

Berkat peluncuran bersejarah ini, cara astronaut Amerika untuk menuju luar angkasa tampaknya akan berubah selamanya.
BERIKAN KOMENTAR ()