Melihat Puncak Hujan Meteor Eta Akuarid Sambil Sahur

Info Astronomy - Banyak dari kita yang mungkin baru lahir setelah Komet Halley terakhir kali teramati pada tahun 1986, sehingga kita perlu menunggu sampai tahun 2061 untuk bisa melihat kembalinya komet tersebut.

Meski begitu, kita berkesempatan melihat sisa-sisa Komet Halley setiap tahunnya, lho. Ketika terakhir kali Komet Halley bergerak masuk ke tata surya bagian dalam, radiasi Matahari menerpa dirinya dan melucuti permukaannya. Hal itu membuat Halley memproduksi puing-puing komet yang tertinggal di sepanjang jalur orbitnya.

Nah, dalam orbitnya mengelilingi Matahari, Bumi kita selalu melintasi bekas jalur orbit Komet Halley yang berisi puing-puingnya itu dua kali. Dan ketika hal itu terjadi, kita di Bumi akan melihat fenomena yang dikenal sebagai hujan meteor, yakni hujan meteor Eta Akuarid setiap Mei dan hujan meteor Orionid setiap Oktober.

Eits, tenang dulu, meskipun dikenal sebagai hujan meteor, ini bukan fenomena yang berbahaya. Jangan membayangkan adanya meteor-meteor besar yang akan menghantam Bumi, sebab ukuran puing-puing komet yang akan masuk ke atmosfer Bumi sebagai meteor ini ukurannya kecil-kecil. Mereka juga akan terlalu rapuh sehingga akan terbakar habis di atmosfer sebelum bisa mencapai permukaan Bumi.

Sahur Sambil Melihat Meteor

Jadi, hujan meteor adalah fenomena kemunculan meteor yang begitu banyak karena Bumi menerjang bekas jalur orbit komet yang berisi jutaan meteoroid dan mikrometeoroid. Meskipun ada kata "hujan" dalam hujan meteor, kenampakan meteornya yang akan kita lihat nanti tidak akan keroyokan layaknya hujan air ya.

Nah, yang akan kita amati bersama ini adalah hujan meteor Eta Akuarid, yang akan mencapai puncaknya pada 5 Mei 2020 dini hari. Itu artinya, sahur besok adalah waktu terbaik untuk mengamatinya tuh.

Setiap hujan meteor sendiri memiliki sebuah titik radian, atau titik kemunculan meteor di langit. Sesuai namanya, hujan meteor Eta Akuarid akan memiliki titik radian di rasi bintang Akuarius, persis seperti gambar di bawah ini:
Tidak tahu seperti apa bentuk rasi bintang Akuarius? Tidak perlu khawatir. Kamu bisa cukup amati langit arah timur mulai pukul 03.00 dini hari waktu setempat daerahmu, nantinya rasi bintang Akuarius dan titik radian hujan meteor Eta Akuarid akan tepat berada di sana.

Mengamatinya pun cukup mudah dan tidak perlu menggunakan teleskop. Kamu hanya perlu berbaring di kursi santai yang nyaman sambil mengamati langit, nantinya meteor-meteor akan muncul bergantian. Walau begitu, tetap pastikan cuaca cerah dan lokasi pengamatan kamu minim polusi cahaya ya.

Untuk keberhasilan pengamatan, mulailah dulu dengan mengamati gelapnya langit selama 30-40 menit. Hal ini sangat diperlukan agar mata kamu bisa beradaptasi dengan gelapnya langit. Kalau kamu baru melihat langit selama 1-2 menit, jelas nantinya tidak akan ada satu pun meteor yang berhasil kamu amati.

Jika mata sudah beradaptasi, niscaya meteor-meteor akan mudah terlihat. Kamu bisa sahur sambil melihat indahnya meteor yang melesat di langit hingga menjelang waktu Matahari terbit. Diperkirakan, akan ada 20-40 meteor per jam jika diamati dari lokasi yang ideal.

Semoga cuaca cerah ya. Selamat berburu meteor!
BERIKAN KOMENTAR ()