Gugus Bintang Pleiades Tidak Ada Hubungannya dengan COVID-19

Info Astronomy - Dua hari terakhir ini, kami mendapatkan banyak pertanyaan mengenai bintang Tsuraya, yang dikait-kaitkan dengan wabah COVID-19. Sebenarnya apa itu bintang Tsuraya? Apakah memang ada wujud bintang yang satu ini?

Manusia dari segala kebudayaan di dunia menamai objek-objek langit sesuai dengan bahasa mereka. Tsuraya sendiri adalah nama dalam bahasa Arab untuk gugus bintang Pleiades, atau yang dikenal juga sebagai Subaru di Jepang, dan dalam dunia astronomis dikatalogkan secara resmi sebagai Messier 45.

Seperti apa wujud gugus bintang Pleiades, alias Tsuraya, alias Subaru, alias Messier 45 ini? Silakan gulir lagi ke bagian atas artikel ini. Gambar di atas artikel ini adalah wujud Pleiades.

Karena merupakan sebuah gugus bintang, Pleiades tidak muncul sebagai suatu titik kecil di langit, tetapi jika kita amati dari Bumi kenampakannya akan seperti bintang-bintang kecil yang bergerombol, seperti ini:
Jadi, jika Pleiades atau Tsuraya ini hanya disebut sebagai "bintang", maka keliru. Menurut Space.com. gugus bintang merupakan sekumpulan bintang yang terbentuk pada awan gas molekuler yang sama, sehingga bintang-bintangnya akan tampak berkelompok di langit malam. Pleiades sendiri memiliki anggota lebih dari 100 bintang di dalamnya, tetapi yang teramati dari Bumi hanya 7 hingga 9 bintang terangnya saja.

Untuk mengamati gugus bintang Pleiades ini pun tidak mudah. Butuh kondisi langit yang benar-benar gelap dan bebas polusi cahaya. Dengan kata lain, Pleiades tidak bisa diamati di langit yang masih siang.

Lalu, apa hubungannya Pleiades atau Tsuraya ini dengan wabah virus COVID-19?

Jelas tidak ada.

Bintang-bintang di alam semesta jelas tidak memiliki hubungan apapun dengan wabah virus di Bumi. Planet kita tidak sespesial itu, apapun yang sedang terjadi di alam semesta, di luar angkasa, tidak selalu punya dampak bagi Bumi.

Bahkan, sebenarnya kemunculan gugus bintang Pleiades atau Tsuraya ini sudah teramati sejak bulan Juli tahun 2019 kemarin, ketika ia terbit di langit timur saat dini hari. Dan, kalau kamu mau tahu, bulan Mei ini adalah masa-masa di mana Pleiades atau Tsuraya justru tidak teramati sama sekali!
Posisi gugus bintang Pleiades atau Tsuraya pada bulan Mei hingga Juni 2020 ini berada terlalu dekat dengan Matahari dalam pandangan dari Bumi, sehingga ia akan terbit dan terbenam bersama silau Matahari, tidak ada kesempatan bagi kita untuk mengamatinya.

Kalaupun Juli nanti bisa teramati kembali, kemunculan Pleiades atau Tsuraya sama sekali tidak memberikan dampak apapun bagi wabah virus COVID-19 di Bumi. Tidak ada dasar ilmiahnya mengenai hal ini, alias murni cocoklogi saja.

Jadi, daripada berburu gugus bintang Pleiades atau Tsuraya yang sepanjang bulan ini sama sekali tidak bisa teramati, lebih baik tetap di rumah dulu, hal itu jelas lebih punya dampak untuk mengurangi penyebaran virus COVID-19 ketimbang menyebarkan hoaks. Mau wabah ini segera berakhir, kan?
BERIKAN KOMENTAR ()