Dua Pekan Menjelang Gerhana Bulan Penumbra 6 Juni 2020

InfoAstronomy - Tahukah kamu kalau tepat dua pekan lagi, yakni pada 6 Juni 2020, kita di Indonesia berkesempatan melihat fenomena langit gerhana Bulan? Nah, cari tahu lebih jauh di artikel ini yuk!

Sebelum banyak hoaks menyebar, kami ingin menekankan bahwa gerhana Bulan adalah fenomena astronomi biasa. Gerhana Bulan terjadi ketika Bumi melintas di antara Matahari dan Bulan. Dengan begitu, fenomena ini terjadi bertepatan dengan fase Bulan purnama.

Meski begitu, tidak setiap bulan sekali bisa terjadi gerhana Bulan. Hal ini disebabkan karena bidang orbit Bulan dalam mengelilingi Bumi miring sekitar 5 derajat terhadap bidang ekliptika. Akibatnya, ada masanya Bulan purnama terlalu "tinggi" atau terlalu "rendah" dari ekliptika, sehingga bayangan Bumi tidak menutup Bulan.

Nah, setidaknya ada tiga jenis gerhana Bulan tuh yang bisa terjadi. Mulai dari gerhana Bulan total, ketika seluruh wajah Bulan masuk bayangan umbra Bumi; gerhana Bulan sebagian, ketika separuh atau sebagian wajah Bulan masuk bayangan umbra Bumi; dan gerhana Bulan penumbra, ketika Bulan hanya terhalang oleh bayangan penumbra Bumi.

Nah, pada 6 Juni 2020, gerhana Bulan yang terjadi adalah gerhana Bulan penumbra. Seluruh wilayah Indonesia bisa mengamatinya, namun dengan waktu yang berbeda-beda sesuai zona waktu.

Kita di Indonesia bisa mulai menyaksikan gerhana Bulan penumbra ini pukul 00:45:51 WIB, 01:45:51 WITA, dan 02:45:51 WIT. Lalu puncaknya pukul 02:24:55 WIB, 03:24:55 WITA, dan 04:24:55 WIT. Hingga akhirnya, gerhana Bulan penumbra berakhir pukul 04:04:03 WIB, 05:04:03 WITA, dan 06:04:03 WIT.

56% wajah Bulan akan masuk bayangan penumbra Bumi, sehingga Bulan purnama akan tampak meredup dan terlihat bagian hitamnya karena terhalang oleh bayangan Bumi itu.

Tapi tenang, gerhana Bulan penumbra ini bukan tanda bencana. Pada tahun 2020, bahkan Indonesia kebagian 4 gerhana Bulan penumbra, dengan yang pertama sudah terjadi pada 11 Januari 2020 kemarin. Dengan kata lain, ini adalah gerhana Bulan penumbra kedua.

Oh iya, pengamatan bisa dilakukan dengan mata telanjang. Namun, penggunaan teleskop akan jauh lebih jelas. Semoga cuaca cerah ya!

Untukmu yang mau beli teleskop, kami menyediakannya di InfoAstronomyStore.com.
BERIKAN KOMENTAR ()