Cincin Saturnus Ternyata Sangat Tipis, Lho!

Info Astronomy - Tidak diragukan lagi, Saturnus adalah planet dengan kenampakan paling menakjubkan di tata surya karena memiliki cincin yang megah. Namun, tahukah kamu? Cincin Saturnus yang tampak besar itu rupanya sangat tipis, lho.

Sistem cincin utama Saturnus, seperti dilansir Space.com, membentang selebar 300.000 kilometer, dan itu belum termasuk bagian cincinnya yang lebih redup. Meski begitu melebar, cincin Saturnus teramati benar-benar pipih. Pengamatan menunjukkan tebal cincin Saturnus hanya 30 meter, dengan beberapa bagiannya ada yang tebalnya hanya 10 meter.

Untuk mengetahui mengapa cincin Saturnus begitu pipih, mari kita lihat lebih dekat seperti apa sebenarnya struktur cincin ini.
Dari jauh, kita melihat cincin Saturnus seperti sebuah cakram yang solid. Padahal, kalau dilihat lebih dekat, cincin Saturnus rupanya terdiri dari banyak batuan mulai dari yang berukuran sekecil batu di rel kereta api hingga ada yang sebesar penginapan 4 lantai.

Seperti halnya planet-planet mengelilingi Matahari, bebatuan pada cincin juga mengitari Saturnus. Orbit masing-masing batuan pun memiliki inklinasi (kemiringan) yang berbeda-beda. Ada yang sangat miring, ada pula yang selaras dengan ekliptika Saturnus.

Dengan kata lain, ada begitu banyak batuan pada cincin Saturnus yang bergerak dalam jalur orbit yang berbeda-beda. Gabungan dari mereka semua inilah yang menjadi struktur cincin Saturnus, dan ketebalannya tergantung dari kemiringan masing-masing bidang orbitnya.

Nah, karena memiliki bidang orbit yang berbeda-beda itu, tabrakan antarbatuan di cincin Saturnus umum terjadi. Tabrakan tersebut membuat batuan pada cincin kehilangan momentum dan energi, yang mana berdampak pada perubahan bidang orbitnya.

Pada akhirnya, menurut LearnAstronomyHQ, batuan-batuan yang bertabrakan akan menyatu, membentuk struktur cincin Saturnus yang lebih pipih.

Fakta Menarik: Jika tinggi Saturnus mengecil hingga menjadi 300 meter, cincinnya akan setipis selembar kertas!
BERIKAN KOMENTAR ()