Mengapa Bimasakti-Andromeda akan Tabrakan di Alam Semesta Mengembang?

Info Astronomy - Jika alam semesta mengembang dan menyebabkan semua galaksi saling bergerak menjauh satu sama lain, mengapa galaksi Bimasakti kita malah sedang berada di jalur tabrakan dengan galaksi Andromeda?

Bukan, ini bukan karena mengembangnya alam semesta adalah keliru. Untuk mencari tahu jawabannya, kita perlu melihat kekuatan mana yang berlaku pada skala kosmis kecil dan besar (dalam hal ini jarak) di alam semesta.

Nah, dua kekuatan fundamental yang berperan dalam kasus ini adalah gravitasi dan energi gelap. Dari keduanya, gravitasi tentu saja lebih akrab bagi kita, jadi mari kita mulai pembahasannya dari sana.

Pada skala kecil di alam semesta, gravitasi adalah kekuatan yang dominan. Kita bisa merasakan gravitasi setiap hari di Bumi, seperti ketika kita mencoba melompat atau saat tidak sengaja menjatuhkan ponsel kesayangan kita.

Gravitasi juga yang membuat Bumi dan Bulan saling tarik-menarik, membuat Bulan mengitari Bumi kita. Gravitasi dapat menyatukan tata surya, bintang-bintang di galaksi Bimasakti, hingga mengikat semua galaksi di sekitar Bimasakti yang membentuk sebuah gugus galaksi (yang dikenal sebagai Grup Lokal) termasuk juga Andromeda di dalamnya.

Nah, pada skala yang jauh lebih besar dari ukuran Grup Lokal, tarikan gravitasi antara dua benda seukuran galaksi ruapnya menjadi jauh lebih lemah (Hukum Gravitasi Universal Newton adalah hukum kuadrat terbalik), sehingga pada skala itu, energi gelap pun mengambil alih.

Lalu, apa itu energi gelap?

Pada akhir tahun 1920-an, astronom Edwin Hubble memberikan bukti bahwa alam semesta mengembang dengan kecepatan yang semakin cepat. Hubble menemukannya saat mencoba mengamati galaksi-galaksi jauh, yang rupanya mereka semua bergerak menjauhi galaksi kita. Penemuan Hubble ini merupakan penemuan kunci yang bahkan mengubah pandangan Albert Einstein tentang alam semesta.

Para astronom menyebut kekuatan misterius yang membuat alam semesta mengembang itu sebagai "energi gelap". Sayangnya, kita tidak tahu banyak tentang energi gelap itu sendiri, seperti terdiri dari apa energi gelap dan material semacam apa energi gelap itu (itulah mengapa disebut "energi gelap", karena pemahaman kita masih gelap tentangnya).

Kembali ke pertanyaan utama kita pada artikel ini, mengapa Bimasakti dan Andromeda bisa berada di jalur tabrakan satu sama lain?

Jawabannya adalah, menurut AskAnAstronomers.org, tabrakan galaksi terjadi pada skala yang relatif kecil di alam semesta. Dengan begitu, gaya tarik gravitasi antara Bimasakti dan Andromeda lebih kuat, atau menang, dibanding energi gelap yang berusaha memisahkan mereka. Pada akhirnya hal tersebut memungkinkan tabrakan antara kedua galaksi ini terjadi.

Tapi jangan khawatir dulu, tabrakan Bimasakti-Andromeda belum akan terjadi hingga 5 miliar tahun mendatang kok. Pada saat itu terjadi, kedua galaksi ini akan bergabung menjadi satu galaksi baru, yang bisa kita sebut sebagai Bimameda, Androsakti, Milkomeda, atau Androway, bebas~


Referensi: arXiv:0705.1170v2, arXiv:1103.5870v6, ScienceAlert, AskAnAstronomers.
BERIKAN KOMENTAR ()