59 Tahun Lalu, Manusia Pertama Meluncur ke Luar Angkasa

Info Astronomy - 12 April 1961, atau tepat hari ini 59 tahun yang lalu, umat manusia mencatatkan sejarah. Yuri Gagarin menjadi manusia pertama yang meluncur ke luar angkasa. Seperti apa sih kisah bersejarah itu? Kita kenalan dengan sosok Yuri, yuk!

Bernama lengkap Yuri Alekseyevich Gagarin, sang kosmonaut (sebutan astronaut dari Rusia) lahir pada 9 Maret 1934 di desa Klushino, dekat Gzhatsk, Uni Soviet (sekarang bernama Smolensk Oblast, Rusia).

Orang tuanya, Alexei Ivanovich Gagarin dan Anna Timofeyevna Gagarina, bekerja dalam bidang pertanian. Yuri adalah anak ketiga dari empat bersaudara. Karena orang tuanya yang sibuk bekerja, Yuri dibesarkan oleh seorang kakak perempuannya.

Yuri mengenyam pendidikan di salah satu sekolah menengah teknik yang terletak di daerah Saratov. Saat menuntut ilmu di sana, ia bergabung dengan AeroClub, belajar menerbangkan pesawat ringan, hobi yang rupanya menjadi penentu masa depan yang cukup gemilang. Pada tahun 1955, setelah menyelesaikan sekolah tekniknya, ia memasuki pelatihan penerbangan di Sekolah Pilot Militer Orenburg.

Di Orenburg, Yuri bertemu Valentina Goryacheva, yang dinikahinya pada tahun 1957 setelah mendapatkan sayap pilotnya di MiG-15. Setelah lulus, ia ditugaskan ke pangkalan udara Luostari di Murmansk Oblast. Ia menjadi letnan di angkatan udara Soviet pada 5 November 1957, dan dipromosikan menjadi letnan senior pada 6 November 1959.

Setelah Uni Soviet memutuskan untuk menjalankan misi peluncuran manusia ke luar angkasa, proses seleksi nasional secara rahasia dimulai pada tahun 1960, dengan Yuri dipilih bersama 19 pilot terlatih dan terbaik lainnya.
Melalui serangkaian tes, Yuri terpilih untuk masuk dalam kelompok pelatihan elit yang dikenal sebagai "Sochi Six", pelatihan yang kelak membawa Yuri menjadi kosmonaut pertama Uni Soviet dalam program Vostok.

Yuri dan calon kosmonaut lainnya mengikuti banyak eksperimen yang dirancang untuk menguji ketahanan fisik dan psikologis. Ia juga menjalani pelatihan penerbangan secara intensif. Dari calon-calon kosmonaut ini, Yuri (bersama Gherman Titov) pun terpilih karena hasil yang memuaskan dalam pelatihan. Karakteristik fisik mereka juga ideal, muat untuk ditempatkan dalam kokpit Vostok kecil. Yuri tingginya 1,57 meter.

Pada bulan Agustus 1960, seorang dokter angkatan udara Uni Soviet sempat mengevaluasi kepribadian Yuri, beliau mengatakan bahwa Yuri "Sederhana; malu ketika rasa humornya sedikit terlalu bersemangat; terbukti memiliki tingkat perkembangan intelektual yang tinggi; memiliki daya ingat yang luar biasa; peka terhadap lingkungannya, mudah beradaptasi, cekatan, cepat, tekun, "well prepared", dan unggul dalam ilmu mekanika langit dan matematika."

Penerbangan Luar Angkasa

Seperti dilansir Historia.id, pada 12 April 1961, Yuri yang saat itu berusia 27 tahun, akhirnya terpilih sebagai kosmonaut pertama Uni Soviet.

Ia meluncur dengan roket Vostok-K 8K72K, menjadi manusia pertama yang melakukan perjalanan ke luar angkasa, ia mengorbit dengan kapsul antariksa Vostok 3KA-3 (Vostok 1). Setelah penerbangan itu, ia seolah menjadi pahlawan dunia, mengadakan tur secara luas untuk mempromosikan pencapaian gemilang Soviet.
Vostok 1 yang mengangkut Yuri itu terbang hingga ketinggian 175 kilometer hingga 302 kilometer di atas permukaan Bumi. Dalam misi itu, Yuri mengelilingi Bumi selama sekitar 89,1 menit dengan kecepatan 28.000 kilometer per jam. Total waktu yang Yuri habiskan selama di luar angkasa hingga mendarat kembali adalah 108 menit.

Sejak keberhasilan Yuri ke luar angkasa itu, sejauh ini sedikitnya sudah ada lebih dari 500 orang yang telah melakukan perjalanan ke luar angkasa, mewakili lebih dari 30 negara. Seperti Yuri, kebanyakan dari astronaut yang kembali dari luar angkasa akan memiliki sudut pandang yang berubah dan rasa hormat terhadap planet Bumi. Mereka selalu menggambarkan melihat Bumi tanpa batas politik, tanpa batas antarnegara.

Yuri telah tutup usia, tapi warisan semangat bagi umat manusia untuk menjelajahi luar angkasa akan terus ada.
BERIKAN KOMENTAR ()