Belajar Orbit Planet: Berapa Lama Setahun di Planet Lain?

Info Astronomy - Selama ini, satu tahun di Bumi selalu berlangsung selama 365 hari lamanya (kecuali Tahun Kabisat, 366 hari). Namun, tahukah kamu bahwa periode satu tahun di planet lain itu berbeda-beda? Cari tahu yuk seberapa lama sih satu tahun di masing-masing planet!

Dalam astronomi, definisi sebenarnya dari satu tahun adalah waktu yang dibutuhkan bagi planet untuk menyelesaikan satu kali orbit mengelilingi Matahari. Jadi jika kita berada di planet lain, waktu setahun akan berbeda lamanya. Mari kita bahas periode setahun tiap planet dimulai dari.

Setahun di Merkurius

Planet terdekat dari Matahari kita, Merkurius, memiliki periode orbit 88 hari (tepatnya 87,969), yang berarti satu tahun di planet terkecil setata surya ini adalah 88 hari Bumi.

Namun, ada yang menarik di Merkurius. Karena rotasi Merkurius yang begitu lambat (planet ini berotasi satu kali setiap 58,646 hari) dan kecepatan orbitnya yang cepat (47.362 km/detik), satu hari di Merkurius lamanya bisa mencapai 175,96 hari Bumi (padahal Bumi kita hanya 24 jam).
Penyebab setahun di Merkurius begitu singkat ini disebabkan tentu saja karena ia adalah planet terdekat dengan Matahari, yang jaraknya bervariasi mulai dari 46.001.200 km pada perihelion (titik terdekat) hingga 69.816.900 km di aphelion (titik terjauh) dari Matahari. Pada jarak itu, planet Merkurius mengitari Matahari lebih cepat daripada planet yang lain di tata surya kita.

Dalam setahun, Merkurius juga mengalami variasi yang intens dalam suhu permukaan, mulai dari -193,15 °C hingga 426,85 °C. Hal itu terutama disebabkan oleh jarak planet yang bervariasi dari Matahari dan rotasinya yang lambat, sehingga terkadang menyebabkan satu sisinya mengalami suhu yang sangat panas dan satu sisi lainnya memiliki suhu yang sangat dingin dalam kurun waktu yang lama.

Setahun di Venus

Planet kedua terdekat dari Matahari kita, Venus, butuh waktu 224,7 hari sekali untuk mengelilingi Matahari. Itu berarti, satu tahun di Venus lamanya adalah sekitar 224,7 hari Bumi, atau sekitar 0,6152 tahun Bumi.

Tetapi, ada yang lebih menarik lagi nih selain Merkurius. Rupanya, Venus memiliki periode rotasi yang tidak biasa. Planet kembaran Bumi ini membutuhkan waktu 243 hari Bumi untuk sekali berputar pada porosnya, merupakan rotasi paling lambat dari planet mana pun di tata surya, dan rotasinya pun mundur. Matahari terbit dari barat di Venus.
Tunggu, kalau periode setahun di Venus berlangsung selama 224,7 hari dan periode rotasinya 243 hari Bumi, itu artinya sehari di Venus jauh lebih lama daripada setahun di sana dong? Yup, betul sekali. Belum sempat Matahari terbenam dalam suatu siang di Venus, penduduk Venus (jika ada) sudah merayakan tahun baru.

Juga, karena Venus memiliki siklus siang-malam yang tidak biasa, variasi suhu di antara sisi siang dan sisi malamnya pun tidak jauh berbeda. Suhu di permukaan Venus hampir selalu mencapai 463 °C, yang mana merupakan suhu yang cukup panas untuk melelehkan timbal!

Setahun di Mars

Mars memiliki orbit dengan eksentrisitas tertinggi dari planet mana pun di tata surya. Jaraknya dari Matahari bervariasi mulai dari 206.700.000 km di perihelion hingga 249.200.000 km di aphelion. Variasi besar ini membuat Mars memiliki periode satu tahun yang panjang.

Pada dasarnya, Mars membutuhkan waktu yang setara dengan 687 hari Bumi untuk menyelesaikan satu kali orbit mengelilingi Matahari, atau setara dengan 1 tahun, 320 hari, dan 18,2 jam.
Di sisi lain, Mars memiliki periode rotasi yang sangat mirip dengan Bumi, yakni 24 jam, 39 menit, 35,244 detik. Jadi, sementara hari-hari di Mars hanya sedikit lebih lama daripada di Bumi, periode musim di sana umumnya dua kali lebih lama daripada di Bumi.

Selama musim dingin, tekanan atmosfer global di Mars 25% lebih rendah daripada selama musim panas. Ini karena variasi suhu dan pertukaran kompleks karbon dioksida antara tudung es kering Mars dan atmosfer CO2 nya. Akibatnya, musim Mars sangat bervariasi durasinya daripada yang ada di Bumi, berubah kira-kira setiap enam bulan, dan tidak dimulai pada hari yang sama setiap tahun.

Setahun di Jupiter

Semakin jauh dari Matahari, periode setahun di sebuah planet berlangsung lebih lama lagi. Jupiter adalah kasus menarik lainnya. Sang raksasa gas hanya membutuhkan 9 jam, 55 menit, 30 detik untuk sekali berputar pada porosnya, tetapi ia membutuhkan waktu 11,8618 tahun Bumi untuk sekali orbit mengitari Matahari
Sama seperti Venus, Jupiter memiliki kemiringan aksial hanya 3 derajat, sehingga tidak ada variasi musiman di antara kedua belahan planet Jupiter. Selain itu, variasi suhu di planet terbesar di tata surya kita ini lebih disebabkan oleh komposisi dan kedalaman unsur kimia yang dikandungnya. Jadi meskipun memiliki "musim", yang berubah sangat lambat karena jaraknya dari Matahari yang cukup jauh, "musim" tersebut tidak mirip dengan yang terjadi di planet-planet terestrial.

Setahun di Saturnus

Sama seperti raksasa gas Jupiter, Saturnus membutuhkan waktu yang lebih lama untuk sekali mengelilingi Matahari, tetapi lebih cepat dalam berputar pada porosnya.

Satu tahun di planet ini setara dengan 10.759 hari Bumi (atau sekitar 29,5 tahun). Tetapi karena hanya butuh 10 jam 33 menit untuk sekali berotasi, satu tahun di Saturnus berlangsung selama 24.491,07 hari Saturnus.
Oh iya, karena kemiringan sumbu rotasi Saturnus hampir 27 derajat (sedikit lebih miring daripada Mars), Saturnus mengalami beberapa perubahan musim yang agak panjang. Tetapi karena ia merupakan raksasa gas, perubahan musim ini tidak menghasilkan variasi suhu.

Setahun di Uranus

Uranus memiliki beberapa variasi tahunan dan musiman yang paling aneh di antara seluruh planet di tata surya. Pertama, sang planet raksasa es ini membutuhkan waktu sekitar 84 tahun Bumi (atau 30.688,5 hari Bumi) untuk berputar sekali mengelilingi Matahari. Tetapi, karena planet ini hanya butuh 17 jam, 14 menit, 24 detik untuk sekali berotasi, satu tahun di Uranus berlangsung selama 42.718 hari di sana.
Mau tau hal aneh kedua? Kemiringan sumbu rotasi Uranus, yang mana mencapai 97,77° terhadap bidang edar Matahari. Hal itu pun membuat planet Uranus tampak berotasi menggelinding seperti bola, sementara planet-planet lainnya berputar seperti gasing.

Kemiringan sumbu yang ekstrem ini menghasilkan perubahan musiman yang cukup ekstrem pula. Ketika salah satu sisi Saturnus condong ke arah Matahari (yaitu di musim panasnya), sisi tersebut akan mengalami siang hari selama 42 tahun cahaya. Di musim dingin, situasinya terbalik, dengan salah satu sisinya mengalami 42 tahun kegelapan secara terus menerus.

Setahun di Neptunus

Neptunus merupakan planet terjauh dari Matahari. Hal itu pun sangat berdampak pada periode setahunnya di sana. Neptunus diketahui memiliki periode orbit terpanjang dari planet mana pun di tata surya.

Dengan demikian, satu tahun di Neptunus juga merupakan yang terpanjang dari planet mana pun, yakni setara dengan 164,8 tahun (atau 60.182 hari di Bumi). Tetapi, karena Neptunus juga membutuhkan waktu yang relatif cepat untuk berputar satu kali pada porosnya (16 jam, 6 menit, 36 detik), satu tahun di sana berlangsung selama 89.666 hari Neptunus.
Terlebih lagi, dengan kemiringan sumbu rotasi yang mirip dengan Bumi dan Mars (sekitar 28,5 derajat), ada beberapa variasi musiman yang terjadi di planet ini. Satu musim di sana akan berlangsung lebih dari 40 tahun. Tetapi, sama seperti semua planet raksasa lainnya, perubahan musiman ini tidak menghasilkan variasi suhu.

Kenapa Para Astronom Belajar Hal Ini?

Kamu mungkin bertanya-tanya nih, kenapa sih para astronom harus tahu begitu detail mengenai berapa lama setahun di planet-planet lain? Jawabannya, para astronom perlu tahu bagaimana planet-planet lain mengorbit Matahari karena informasi tersebut akan membantu kita dalam merencanakan perjalanan ke planet-planet tersebut.

Misalnya, jika kita ingin mengirim wahana antariksa ke planet lain, kita harus memastikan bahwa kita tahu di mana letak planet itu berada di orbitnya. Dan kita juga harus memastikan bahwa wahana antariksa kita tersebut tidak menabrak benda-benda lainnya, seperti planet atau asteroid, di sepanjang jalannya.

Bahkan, periode harian dan tahunan di Mars sudah dipelajari dengan begitu baik. Hal ini akan berguna nantinya jika manusia merencanakan perjalanan ke planet merah di masa yang akan datang.


Sumber: NASA Solar System Dynamics
BERIKAN KOMENTAR ()