Melihat Planet Jupiter dan Saturnus Sepanjang September 2019

Info Astronomy - Pernahkah kamu ketika sedang mengamati langit malam yang cerah dan penuh bintang, kamu menemukan ada satu bintang yang sangaaaaat terang dan cahayanya tidak berkelap-kelip? Bisa jadi itu merupakan sebuah planet!

Ya, di langit Bumi, kenampakan planet memang mirip bintang saja. Itu karena jaraknya yang sangat jauh dari Bumi kita. Planet Mars misalnya, si tetangga Bumi kita itu pada jarak terdekatnya bisa mencapai 550 juta kilometer dari Bumi. Kebayang nggak tuh jauhnya?

Nah, sepanjang September ini, kita bisa lho mengamati dua planet terbesar di tata surya. Mereka tidak lain adalah planet Jupiter dan planet Saturnus. Sudah pernah coba melihat keduanya belum? Kalau memang belum pernah, September ini adalah kesempatan terbaikmu.

Kita bahas satu per satu yuk!

Planet Jupiter
Jupiter, planet paling terang kedua kenampakannya di langit Bumi setelah Venus, akan menjadi raja planet di langit malam sepanjang September 2019. Bagaimana tidak, planet paling terang alias Venus sepanjang September ini akan berada terlalu dekat dengan Matahari dalam pandangan dari Bumi, membuat Jupiter akan tampil menonjol sepanjang malam.

Pada September ini, Jupiter sudah muncul pada senja hari. Kenampakannya akan lebih terang dari bintang mana pun di langit. Kamu bisa mengamati Jupiter hingga lewat tengah malam.

Tidak yakin yang mana Jupiter? Tenang, Bulan akan memandu kamu. Pada 6 September 2019, Bulan dan Jupiter akan tampak bersebelahan dalam peristiwa yang dikenal sebagai konjungsi. Di momen itu, Jupiter akan muncul bagaikan bintang terang di sisi Bulan.
Kalau kamu sudah berhasil menemukan Jupiter saat ia sedang bersanding dengan Bulan, malam-malam selanjutnya dijamin akan lebih mudah kok untuk menemukan planet terbesar seantero tata surya kita ini.

Pengamatan Jupiter paling baik dilakukan dengan menggunakan teleskop. Dalam pandangan teleskop, kamu tidak hanya bisa melihat garis-garis atmosfer pada permukaan Jupiter, tetapi juga bisa melihat empat bulan terbesarnya yang masing-masing bernama Ganimede, Europa, Kalisto, dan Io.

Planet Saturnus
Selesai menemukan Jupiter, yuk beranjak menemukan Saturnus!

Kenampakan Saturnus memang tidak seterang Jupiter, tetapi sang planet bercincin ini akan bersinar setara terangnya dengan bintang-bintang paling terang di langit malam. Menariknya nih, posisi Saturnus tidak jauh dari posisi Jupiter di langit lho.

Kepalkan jari tangan kamu lalu luruskan tanganmu, posisi Saturnus kira-kira adalah tiga kepalan tangan di sebelah timur posisi Jupiter. Cukup mudah kok menemukan Saturnus, sebab posisinya saat ini tidak dihuni oleh bintang-bintang yang lebih terang darinya.

Namun, kalau kamu masih bingung, lagi-lagi kamu bisa minta bantuan si Bulan.
Pada 8 September 2019, Saturnus dan Bulan akan berada di titik konjungsi. Carilah Bulan di langit timur, beberapa derajat di timur lautnya ada objek mirip bintang berwarna kuning keemasan yang merupakan planet Saturnus.

Oh iya, sama seperti Jupiter, melihat Saturnus juga paling baik dilakukan dengan teleskop. Dalam pandangan teleskop, kamu bisa lho melihat Saturnus lengkap dengan cincinnya yang megah, ada juga beberapa bulan terbesarnya, salah satunya Titan.

Ke Mana Planet Lainnya?
Oke, kamu mungkin bertanya-tanya, ke mana planet-planet lainnya? Kenapa hanya Jupiter dan Saturnus saja yang bisa diamati dari Bumi? Untuk lebih memahaminya, coba perhatikan gambar ilustrasi di bawah ini deh:
Ilustrasi di atas merupakan letak atau posisi planet-planet bagian dalam di tata surya kita untuk awal-awal September. Tampak tiga planet dalam, Merkurius, Venus, dan Mars, berada di seberang Matahari dalam pandangan dari Bumi, sehingga mereka termasuk di zona merah atau "Behind Sun".

Hal ini membuat ketiga planet tersebut tidak bisa diamati dari Bumi karena berada di belakang Matahari dalam pandangan dari permukaan planet kita.

Lalu, kenapa Jupiter dan Saturnus terlihat? Coba perhatikan lagi gambar ilustrasinya:
Ya, Jupiter dan Saturnus berada di zona biru muda, yang artinya mereka akan muncul saat sore hari hingga tengah malam. Sudah mengerti sampai di sini? Kenampakan planet-planet di langit Bumi tergantung bagaimana posisinya terhadap Bumi.

Mengingat planet-planet disinari oleh Matahari, kita hanya bisa melihat dengan mata telanjang hingga planet Saturnus saja. Planet yang lebih jauh darinya, seperti Uranus dan Neptunus, sudah terlalu redup untuk bisa diamati dengan mata telanjang, kecuali kamu punya teleskop yang sangat kuat.

Nah, itulah panduan untuk pengamatan Jupiter dan Saturnus sepanjang September 2019 ini. Semoga cuaca cerah ya!
BERIKAN KOMENTAR ()