Cara Astronom Mengetahui Massa Bintang

Info Astronomy - Para astronom kok bisa yakin banget ya saat menyatakan massa bintang ini sekian, massa bintang itu sekian. Memangnya mereka pernah menimbang langsung bintang-bintang itu?

Apakah kamu pernah bertanya-tanya seperti kalimat pembuka tadi? Faktanya, hampir segala sesuatu di alam semesta memiliki massa lho, mulai dari atom hingga gugus galaksi raksasa. Satu-satunya hal yang sejauh ini diketahui tidak memiliki massa adalah foton dan gluon.

Massa adalah hal yang cukup penting untuk diketahui. Namun, objek-objek langit seperti bintang berjarak terlalu jauh. Kita tidak dapat menyentuh mereka dan kita tentu tidak dapat menimbang massa mereka dengan cara konvensional.

Jadi, bagaimana sih sebenarnya para astronom menentukan massa bintang-bintang?

Bintang dan Massa

Sebelum kita bahas lebih jauh, sudah tahu belum kenapa para astronom harus mencari tahu massa sebuah bintang? Menurut UniverseToday.com, massa bintang sangat penting untuk diketahui karena bisa mengungkapkan petunjuk tentang masa lalu, masa kini, dan masa depan evolusi bintang tersebut. Bermanfaat banget!
Sampai saat ini, tidak ada cara langsung yang bisa digunakan untuk mengukur massa bintang tunggal. Namun, tenang dulu, hampir setengah dari bintang di galaksi kita rupanya tergabung sistem bintang biner, yakni dua atau lebih bintang yang saling mengitari pusat massanya. Jenis bintang seperti ini sangat mudah untuk ditentukan massanya.

Untuk menentukan massa bintang dalam sistem biner, hukum ketiga Kepler bisa diterapkan pada gerakan bintang-bintang itu. Jadi, semakin besar massa gabungan kedua bintang, semakin besar pula tuh percepatan gravitasinya. Dan oleh karena itu, semakin kecil pula periode orbitnya.

Nah, kalau periode orbitnya bisa diketahui (seberapa lama bintang-bintang dalam sistem biner saling mengitari), tanpa perlu menyentuh bintang atau menimbangnya dengan timbangan raksasa, para astronom dapat mengetahui massa bintang.

Bintang-bintang Tunggal

Lalu, bagaimana dengan bintang-bintang yang tidak tergabung dalam sistem biner?

Dikutip dari EarthSky.org, segera setelah para astronom mengetahui massa bintang-bintang dalam sistem biner tadi, mereka akan mencatat karakteristik spektroskopi bintang-bintang tersebut seperti luminositasnya, kandungan logamnya, suhunya, radiusnya, komposisinya, dan lain sebagainya.

Catatan itu digunakan untuk merangkai sebuah diagram yang dikenal sebagai Diagram Hertzsprung-Russell. Diagram ini berguna banget agar ke depannya kita dapat mengetahui karakteristik spektoskopi sebuah bintang tunggal yang mirip dengan yang ada pada diagram tersebut.

Coba perhatikan diagramnya dulu deh:
Jika kita ingin mengetahui massa bintang tunggal, cukup dicari saja informasi mengenai karakteristik spektroskopinya, dilihat apa warna bintangnya atau seberapa panas suhunya. Jika karakteristik bintang tunggal tersebut sudah diketahui dengan baik, maka bisa dicocokan saja dengan data-data yang ada pada Diagram Hertzsprung-Russell di atas.

Nah, itulah cara astronom mengetahui massa bintang. Mereka tidak perlu naik pesawat antariksa dengan membawa timbangan raksasa menuju sebuah bintang untuk sekadar mengetahui massanya.
BERIKAN KOMENTAR ()