5 Alasan Misi Manusia ke Mars Harus Dilakukan

Info Astronomy - Membangun koloni manusia secara permanen di planet Mars bukanlah sebuah pilihan, melainkan suatu keharusan. Paling tidak, itulah yang dikatakan oleh sebagian dari orang-orang cerdas dan paling inovatif di era kita, yakni Buzz Aldrin, Stephen Hawking, Elon Musk, Bill Nye, hingga Neil deGrasse Tyson.

Memang, misi mendaratkan manusia ke Mars akan sangat sulit, ditambah lagi biaya yang dibutuhkan bisa mencapai ratusan miliar dolar. Banyak yang berpikiran bahwa uang sebanyak itu ada baiknya digunakan untuk membantu dalam memerangi kanker atau kelaparan dunia.

Tapi, misi ke Mars juga tidak kalah penting. Bahkan sebenarnya sangat penting bagi umat manusia. Memang dampaknya tidak akan terasa dalam waktu dekat, tetapi kemungkinan dalam 100 tahun mendatang.

Apa saja alasan besar yang mendasari misi ke Mars harus dilakukan? Penjabaran berikut ini semoga bisa menambah wawasanmu ya!

1. Memastikan Kelangsungan Hidup Spesies Kita

Satu-satunya planet rumah teraman bagi manusia saat ini adalah Bumi. Tetapi, sejarah menunjukkan bahwa mencoba untuk tetap bertahan hidup sebagai spesies planet biru kecil ini tidak ada jaminan amannya.

Dinosaurus adalah contoh klasik. Mereka diketahui sempat menjelajahi planet ini selama 165 juta tahun, tetapi satu-satunya sisa keberadaan mereka saat ini adalah fosil saja. Para dinosaurus punah seketika ketika ada asteroid raksasa yang mencium Bumi kita.

Dengan berhasil menempatkan manusia di lebih dari satu planet selain di Bumi kita, maka kita bisa memastikan keberadaan spesies manusia dalam ribuan hingga jutaan tahun mendatang bisa terus eksis di alam semesta.

"Manusia harus menjadi spesies multiplanet," kata Elon Musk, CEO perusahaan antariksa SpaceX. Musk mendirikan perusahaan SpaceX untuk membantu mewujudkan hal tersebut.

Mars adalah target ideal sebagai rumah kedua manusia karena memiliki panjang satu hari yang hampir sama dengan Bumi, serta adanya air dalam bentuk es di permukaannya. Menjadikan Mars menjadi laik huni bagi manusia adalah hal yang kemungkinan akan dilakukan untuk kelangsungan hidup spesies kita.

2. Menemukan Kehidupan di Mars

Bill Nye, CEO Planetary Society, dalam sebuah episode StarTalk Radio sempat mengatakan bahwa umat manusia harus fokus pada pengiriman manusia daripada robot ke Mars karena manusia dapat membuat penemuan-penemuan penting di sana 10.000 kali lebih cepat daripada yang robot bisa lakukan. Salah satunya adalah dalam rangka menemukan kehidupan di Mars.

Memang, sejauh ini para astronom telah mengirimkan berbagai wahana antariksa hingga robot penjelajah untuk mendarat di Mars. Namun penggunaan robot-robot ini sangat terbatas. Mengirimkan manusia untuk menjelajah secara langsung adalah pilihan yang tepat agar misi pencarian kehidupan di Mars bisa berjalan lebih cepat.

3. Meningkatkan Kualitas Hidup di Bumi

"Hanya dengan mendorong manusia mencapai batasnya, ke dasar samudera dan ke luar angkasa, kita akan membuat penemuan dalam sains dan teknologi yang dapat sangat berguna untuk meningkatkan kualitas kehidupan di Bumi." kata dokter asal Inggris Alexander Kumar dalam sebuah artikel untuk BBC News tahun 2012 di mana ia mengomentasi pro dan kontra pengiriman manusia ke Mars.

Pada saat itu, Dr. Kumar tinggal di tempat paling mirip Mars di Bumi, Antartika, untuk menguji bagaimana ia beradaptasi dengan kondisi ekstrem baik secara fisiologis dan psikologis.

Untuk lebih memahami ucapan Dr. Kumar, mari kita lihat contoh kasusnya:

Selama tiga tahun pertama di ruang angkasa, Teleskop Antariksa Hubble milik NASA mengambil foto-foto yang buram karena adanya kerusakan pada lensa. Kemudian, masalah kerusakan itu diperbaiki pada tahun 1993.

Para astronom tidak ingin membuang begitu saja gambar-gambar buram yang sempat diambil Hubble sebelum diperbaiki, melainkan mencoba mengembangkan algoritma komputer untuk bisa mengekstrak informasi dari gambar buram tadi hingga menjadi gambar yang lebih baik.

Nah, algoritma tadi akhirnya dibagikan kepada seorang dokter yang menerapkannya pada gambar sinar-X yang diambilnya untuk mendeteksi kanker payudara. Karena rupanya, algoritma besutan astronom Hubble tadi bisa lebih baik dalam mendeteksi tanda-tanda awal kanker payudara daripada metode konvensional, yang pada saat itu adalah dengan pengamatan mata telanjang saja.

Ke depannya, bisa jadi teknologi mutakhir yang digunakan untuk melakukan misi berawak ke Mars dapat berguna bagi bidang lain seperti kedokteran atau pertanian, yang pada akhirnya bisa meningkatkan kualitas kehidupan di Bumi.

4. Menjadi Spesies yang Lebih Baik

Alasan lain kita harus pergi ke Mars, menurut Neil DeGrasse Tyson, adalah untuk menginspirasi generasi manusia berikutnya.

Ketika ditanya pada tahun 2013 apakah kita harus ke Mars, Tyson menjawab, "Ya, jika itu dapat menggembleng seluruh generasi siswa dalam jalur pendidikan untuk ingin menjadi ilmuwan, insinyur, ahli teknologi, dan ahli matematika, maka kita harus ke Mars."

Eksplorasi ruang angkasa secara luas diakui sebagai salah satu cara paling efektif untuk menginspirasi anak-anak untuk tertarik pada pendidikan, khususnya sains, matematika, dan teknologi, serta merupakan pendorong untuk inovasi teknologi yang lebih maju. Misi ke Mars akan menginspirasi tumbuhnya generasi baru insinyur, ilmuwan, dokter, inovator, dan pendidik.

5. Untuk Memahami Bumi

Mars adalah planet di tata surya kita yang paling mirip dengan Bumi. Mars dulunya adalah planet yang hangat dan basah seperti Bumi ketika Mars memiliki atmosfer yang jauh lebih tebal daripada sekarang.

Apakah nantinya Bumi akan mengalami hal serupa dengan Mars? Sangat penting untuk memahami evolusi planet lain, khususnya Mars yang merupakan planet yang mirip seperti Bumi, sehingga kita dapat dengan bijaksana mengurus planet kita saat ini.

Nah, itulah alasan misi manusia ke Mars harus dilakukan. Apakah kamu ingin jadi astronaut Mars generasi pertama?
BERIKAN KOMENTAR ()