NASA Buka Stasiun Luar Angkasa untuk Turis

Info Astronomy - Jalan-jalan kelilingi dunia mungkin terdengar biasa. Pernahkah kamu mencoba jalan-jalan "mengelilingi" dunia? Yak, mengelilingi langsung dari orbitnya, di dalam stasiun luar angkasa.

Baru-baru ini, NASA mengumumkan bahwa mereka membuka kesempatan bagi turis untuk mengunjungi Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), sebuah laboratorium ilmiah yang berada di orbit rendah Bumi, sekitar 380 kilometer tingginya.

Selama ini, ISS rutin dikunjungi enam astronaut selama enam bulan sekali. Mereka secara bergantian melakukan percobaan ilmiah. Astronaut-astronaut itu pun tidak sembarangan orang dipilih, melainkan juga harus melalui serangkaian tes yang cukup rumit hingga akhirnya memiliki kelaikan untuk menuju ISS.

Setelah dikeluarkannya pengumuman oleh NASA ini, tidak hanya para astronaut terlatih saja yang bisa berkunjung ke ISS, melainkan para warga negara biasa, bahkan kegiatan komersial dan pemasaran, bisa dilakukan di ISS.

Tentunya, harga tiket ke ISS tidak akan murah. Menurut informasi dari Futurism, NASA akan menagih biasa sekitar 35.000 dolar AS per malam bagi sebuah perusahaan swasta yang tertarik untuk penggunaan fasilitas ISS. Dan itu belum termasuk biaya transportasi menuju dan dari ISS.

Apa sih tujuan NASA membuka ISS bagi umum? Menurut rilisan persnya, "Berada di orbit rendah Bumi, inovasi industri AS dapat bergerak lebih cepat, menaikan sektor ekonomi."

Tujuan NASA yang memperbolehkan kegiatan komersial dan bahkan pemasaran juga bukan bebas begitu saja. Sebuah perusahaan harus membuktikan bahwa mereka benar-benar membutuhkan lingkungan mikro gravitasi seperti di dalam ISS untuk pengembangan bisnis dan inovasinya.

Sejauh ini, sudah ada satu perusahaan swasta yang membuka "open trip" ke ISS. Perusahaan yang berpusat di Las Vegas, Bigelow Aerospace, sudah berencana menggunakan roket SpaceX untuk mengantarkan hingga empat wisatawan sekaligus ke ISS.

Siap untuk keliling dunia secara harfiah?
BERIKAN KOMENTAR ()