Asteroid 2006 QV89 Tidak Akan Tabrak Bumi

Info Astronomy - Belakangan ini, tersebar kabar bahwa asteroid bernama 2006 QV89 sedang bergerak mendekati Bumi dan akan menabrak planet kita pada September mendatang. Ah, apa benar?

Setiap kali para ilmuwan mengumumkan pertemuan asteroid yang akan bergerak mendekati Bumi, selalu saja ada pihak-pihak tertentu dari internet yang membuat informasi bohong atau minimal sensasional. Padahal, tidak akan ada yang terjadi.

Faktanya, menurut NASA dalam rilisan persnya, hampir tidak akan ada asteroid yang berjarak cukup dekat dengan Bumi hingga bisa menabrak dalam 100 tahun ke depan. Kami ulangi, seratus tahun ke depan.

Lalu, apa yang akan terjadi dengan asteroid 2006 QV89 (setelah ini saya akan menyebutnya QV)? Menurut Universe Today, QV merupakan sebongkah batu antariksa seukuran lapangan sepakbola. Wah, besar sekali ya?

Tapi, jangan biarkan ukuran sebesar itu membuat kamu takut. Asteroid yang memliki lebar 48,5 meter dan panjang 109 meter ini tidak akan sampai menabrak Bumi, entah tahun ini atau kapanpun. Walaupun katanya ESA (Agensi Antariksa Eropa) telah memasukkan asteroid ini ke daftar asteroid berbahaya dekat Bumi.

Padahal, tahukah kamu apa itu "asteroid berbahaya dekat Bumi"? Bukan, asteroid yang masuk asteroid ini bukan berarti akan menabrak Bumi. Para astronom memasukkan sebuah asteroid ke daftar ini apabila ukurannya melebihi 100 kilometer. Dengan begitu, QV termasuk.

Kalau mau sedikit tabbayun alias riset, padahal sudah jelas bahwa ESA menyatakan bahwa QV memiliki peluang 1 banding 7.299 untuk menabrak Bumi. Peluang yang sangat aman. Sebuah asteroid baru berpotensi menabrak Bumi jika peluangnya 1 banding 100.

Dan faktanya lagi, QV bukan satu-satunya asteroid yang dimasukkan ke dalam daftar "asteroid berbahaya dekat Bumi" oleh ESA, melainkan ada lebih dari 850 asteroid lainnya dalam daftar tersebut, beberapa di antaranya bahkan lebih besar dari QV.

Hemm, mengapa hanya QV yang diheboh-hebohkan? Ciri khas berita hoaks: dibuat heboh.

QV memang akan mencapai jarak terdekat dengan Bumi pada September 2019 mendatang. Tapi, "terdekat" di sini adalah dalam skala kosmis. Ia akan mencapai jarak paling dekat sekitar 6,7 juta kilometer jauhnya dari Bumi, atau sekitar 45 ribu kali jarak Jakarta-Bandung.

Serius, asteroid yang satu ini tidak perlu dikhawatirkan. Bumi akan aman-aman saja. Tidak perlu menjerit konspirasi, "Apa yang disembunyikan NASA dari kami!?!?", karena sesungguhnya NASA (dan ESA) membuka lebar-lebar data asteroid yang akan lintas dekat Bumi hingga ratusan tahun ke depan yang bisa kamu akses di sini: https://cneos.jpl.nasa.gov/ca/

Seperti namanya, asteroid 2006 QV89 ditemukan pada 29 Agustus 2006. Batu antariksa ini ditemukan melalui Catalina Sky Survey, sebuah organisasi yang berbasis di sebuah observatorium dekat Tucson, Arizona.

Menariknya, QV merupakan asteroid yang sebenarnya cukup sering berkunjung ke wilayah dekat planet kita. Setelah lintas dekat tahun 2019 ini, QV kemungkinan akan kembali mendekati Bumi lagi pada tahun 2032, 2045, dan 2062.
BERIKAN KOMENTAR ()