Berada di Zona Laik Huni, Kok Tidak Ada Kehidupan di Bulan?

Info Astronomy - Untuk memiliki kehidupan, sebuah benda langit harus berada di zona laik huni. Itulah mengapa kita ada di Bumi saat ini, karena Bumi berada di zona laik huni Mahatari. Nah, pertanyaannya, Bulan yang juga berada di zona laik huni bersama Bumi mengapa tidak ada kehidupan ya?

Sebenarnya, secara ilmiah jawabannya cukup sederhana: Bulan mungkin berada di zona laik huni, tetapi ia belum memenuhi kriteria tambahan untuk menjadi dunia yang laik huni. Berada di zona laik huni bukan serta merta membuat sebuah benda langit menjadi laik huni, benda langit tersebut juga harus memiliki kondisi pendukung yang tepat, salah satunya adalah gravitasinya.

Jika sebuah benda langit terlalu kecil seperti halnya Bulan, benda langit tersebut tidak akan memiliki gravitasi yang cukup kuat untuk mempertahankan atmosfernya.

Oh iya, sudah tahukah kamu apa itu zona laik huni? Menurut Futurism, zona laik huni merupakan area di sekitar sebuah bintang yang ideal bagi benda langit yang mengelilinginya berpotensi memiliki air di permukaannya.

UniverseToday mencatat, gravitasi Bulan sendiri diketahui memiliki 1/6 dari gravitasi Bumi dan sekitar 1/80 dari massa Bumi. Jadi, Bulan hampir pasti tidak dapat mempertahankan atmosfer apa pun sama sekali dalam waktu yang cukup lama untuk bisa membuat kehidupan berkembang.

Hal ini jelas berbeda dengan Bumi kita. Dengan massanya yang cukup besar, Bumi memiliki gravitasi yang juga sepadan besarnya, sehingga bisa mempertahankan atmosfer yang tebal, yang mana terdiri atas nitrogen dan oksigen.

Bulan juga memiliki "atmosfer", meskipun jauh lebih tipis daripada Bumi. Atmosfer Bulan sebenarnya lebih dikenal sebagai eksosfer, yang terdiri dari kalium dan natrium. Bulan tidak memiliki gravitasi yang cukup untuk memiliki atmosfer yang mirip tebalnya dengan Bumi.

Bahkan jika--entah bagaimana--Bulan bisa memiliki atmosfer yang tebal, atmosfer Bulan tersebut tidak mengandung oksigen sehingga tidak bisa membuat kehidupan bisa berkembang. Agar ada kehidupan, harus ada oksigen.

Karena itu, sebuah benda langit sebenarnya tidak perlu berada di zona laik huni untuk memiliki atmosfer. Setiap planet di tata surya kita, selain Merkurius, memiliki atmosfer, dan hanya Mars, Bumi, dan Venus yang berada di dalam zona laik huni. Untuk memiliki atmosfer, benda langit harus memiliki gravitasi.

Intinya adalah, ada banyak kriteria yang memungkinkan kehidupan tumbuh di sebuah planet, selain dari sekadar berada di zona laik huni saja, salah satu kriterianya adalah gravitasi dan atmosfernya.
BERIKAN KOMENTAR ()