Pembentukan Bintang Besar-besaran Pernah Terjadi di Bimasakti

Info Astronomy - Antara 2 hingga 3 miliar tahun yang lalu, sebuah peristiwa dramatis terjadi di galaksi kita: Pembentukan bintang secara besar-besaran bergejolak di Bimasakti, menciptakan setengah dari bintang-bintang di galaksi kita saat ini.

Dalam hasil penelitian yang telah diterbitkan di jurnal Astronomy & Astrophysics tersebut, para astronom menjabarkan bahwa mereka menemukan bukti bahwa antara 6 sampai 10 miliar tahun yang lalu, tingkat pembentukan bintang di galaksi kita secara keseluruhan menurun.

Namun, kira-kira 5 miliar tahun yang lalu, tingkat pembentukan bintang di Bimasakti meningkat lagi, dan bahkan mencapai puncaknya dalam peristiwa pembentukan bintang secara besar-besaran.

Para astronom ini menduga bahwa penyebabnya adalah galaksi Bimasakti yang aktif melahap galaksi-galaksi satelit di sekitarnya. Peristiwa kanibalisme galaksi tersebut rupanya menyokong materi pembentukan bintang secara berlebihan ke galaksi kita.

Kelebihan materi pembentuk bintang membuat galaksi kita berhasil menciptakan ribuan juta bintang bermassa Matahari saat itu, dan seluruh bintang tersebut saat ini bisa ditemukan tersebar di area cakram hingga tepian galaksi kita.
Penemuan ini berhasil dilakukan berkat data mendalam dan berkualitas tinggi yang diperoleh melalui satelit Gaia, satelit milik Badan Antariksa Eropa yang bertugas untuk mengumpulkan data terperinci terhadap miliaran bintang di galaksi Bimasakti, yang memungkinkan para astronom mampu membuat peta distribusi bintang yang paling presisi dalam sejarah pengamatan manusia.

Pengamatan Gaia telah menemukan, pembentukan bintang secara besar-besaran di galaksi Bimasakti membentuk lebih dari 50% bintang yang saat ini menjadi bagian dari cakram galaksi kita. Hasil penelitian ini terungkap setelah para astronom menganalisis jarak, warna, dan magnitudo bintang.

Sejauh ini, Gaia sendiri telah berhasil menghitung jarak lebih dari 3 juta bintang di lingkungan sekitar Matahari secara akurat. Berkat data tersebut, para astronom kini sudah dapat mempelajari lebih jauh mengenai bagaimana evolusi galaksi kita yang terjadi lebih dari 8 hingga 10 miliar tahun yang lalu.

Memahami evolusi Bimasakti para akhirnya akan memberikan kita wawasan mengenai bagaimana tata surya, termasuk Bumi dan segala kehidupannya, terbentuk. Penelitian ini juga bisa membantu kita memahami alam semesta yang lebih luas.


Referensi: Universitat de Barcelona
BERIKAN KOMENTAR ()