Ingin Jadi Astronom? Simak Dulu Hal-hal Berikut Ini

Info Astronomy - Menjadi seorang astronom mungkin merupakan cita-cita setiap orang yang menyukai astronomi sebagai hobi. Lalu, bagaimana sebenarnya agar bisa menjadi seorang astronom? Pendidikan apa yang harus ditempuh?

Dalam dunia astronomi, ada dua jenis astronom yang diketahui. Pertama, astronom amatir, kelompok orang-orang yang menjadikan astronomi hanya sebagai hobisa aja. Para astronom amatir hanya suka mengamati benda-benda langit setiap malamnya. Jadi, siapapun kamu selama suka mengamati langit malam, kamu bisa menyebut dirimu sebagai astronom amatir.

Banyak kok astronom-astronom amatir di dunia. Mereka biasanya tergabung dalam sebuah komunitas atau klub astronomi di wilayah atau daerahnya masing-masing. Di Indonesia juga banyak sekali yang bisa kamu temukan di daerah atau kota tempat kamu tinggal.

Kedua, ada astronom profesional. Nah, kelompok astronom yang satu ini adalah yang menjadikan astronomi sebagai profesinya. Bekerja siang dan malam dalam bidang keilmuan astronomi sebagai astronom atau peneliti. Seorang astronom profesional biasanya bekerja di lembaga-lembaga antariksa atau di sebuah observatorium.

Nah, kamu mau jadi astronom profesional?

Seorang astronom profesional harus pandai dalam bidang keilmuan fisika dan matematika. Karena nantinya, pekerjaan sebagai astronom akan berhubungan erat dengan bidang-bidang keilmuan tersebut.

Astronom di era modern seperti sekarang ini juga banyak bekerja dengan komputer, sehingga keterampilan komputer dan pemrograman yang baik akan sangat membantu kamu dalam karir sebagai astronom profesional.

Para astronom juga membutuhkan keterampilan mengajar yang baik, karena juga akan mengajar sebanyak yang mereka pelajari. Mereka juga membutuhkan keterampilan menulis yang baik sehingga dapat menulis laporan ilmiah hingga proposal untuk mendapatkan pendanaan bagi proyek-proyek penelitian mereka.

Tak ketinggalan, seorang astronom perlu memiliki keterampilan komunikasi yang baik juga. Sangat sedikit makalah-makalah ilmiah yang hanya memiliki satu penulis, biasanya tiga hingga empat orang astronom bisa tergabung dalam satu makalah penelitian. Hal itu karena astronom umumnya bekerja dalam tim, sehingga mereka harus dapat bergaul dengan banyak orang yang berbeda.
Seperti Apa Sehari Sebagai Astronom?
Sebenarnya, setiap astronom memiliki kegiatan yang berbeda-beda setiap harinya. Namun, biasanya para astronom dalam sehari membagi ke 5 hingga 6 kegiatan yang berbeda: Bekerja di kantor, bepergian, mengajar, membaca, menulis, atau mengamati lewat teleskop. Yang terakhir itu yang paling seru.

Bekerja di kantor: Kegiatan ini biasanya melibatkan hal-hal administratif untuk lembaga di mana seorang astronom bekerja atau mengerjakan proyek penelitian. Di kantor, para astronom biasanya menghabiskan sebagian besar waktunya di depan komputer untuk mengolah data-data astronomi.

Bepergian: Jika kamu suka bepergian, astronomi adalah karir yang sangat cocok untuk kamu. Sebagai astronom, kamu akan sangat sering bepergian ke banyak konferensi yang diadakan di seluruh dunia. Seperti misalnya ada pertemuan AAS (American Astronomical Society) dan IAU (International Astronomical Union) yang diadakan di tempat yang berbeda setiap tahun.

Mengajar: Sebagian besar astronom di dunia juga aktif mengajar bidang keilmuan astronomi dan fisika di perguruan tinggi atau universitas sebagai dosen. Berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk mengajar bervariasi tergantung kemauan sang astronom.

Membaca: Sepertinya hampir setiap profesi sebagai peneliti memang harus membaca ya. Para astronom banyak menghabiskan waktu membaca, mempelajari mata pelajaran baru, atau hanya mengikuti perkembangan besar di bidang astronomi. Ada banyak publikasi yang berbeda seperti Astrophysical Journal, dan para astronom perlu tetap up-to-date dengan penelitian dan perkembangan saat ini.

Menulis: Para astronom juga menghabiskan banyak waktu untuk menulis, dalam hal ini menulis makalah ilmiah dan proposal. Seorang astronom perlu menulis dan menerbitkan makalah ilmiah untuk menampilkan dan berbagi hasil penelitiannya.

Mengamati: Ini yang paling seru. Astronom sering mengunjungi berbagai observatorium untuk melakukan penelitian mereka. Observatorium ini berlokasi di seluruh dunia, dari Puerto Riko, Hawaii, Eropa, Australia, Indonesia, atau bahkan Kutub Selatan. Mengamati alam semesta adalah hal paling keren dalam pekerjaan sebagai astronom profesional.

Tentunya, hal terbaik dalam menjadi seorang astronom profesional adalah melakukan apa yang kamu sukai sebagai mata pencaharian. Rasanya akan sangat memuaskan bisa memecahkan masalah atau menemukan hal-hal luar biasa di alam semesta yang tidak pernah diketahui oleh banyak orang sebelumnya.

Nah, itulah bagaimana seluk-beluk sebagai astronom. Siap untuk menggapai mimpimu sebagai astronom?
BERIKAN KOMENTAR ()