Pink Moon? Cuma Bulan Purnama Biasa

Info Astronomy - Hah? Pink Moon? Bulan purnama akan berubah warna menjadi merah muda? Oh, tentu tidak. Pink Moon hanya julukan saja, tidak akan yang terjadi pada Bulan purnama.

Kamu mungkin sudah mendengar kabar kalau tanggal 19 April 2019 nanti akan terjadi peristiwa Pink Moon. Dalam narasi kabar yang beredar, kebanyakan hanya dikatakan bahwa Pink Moon akan terbit pada Sabtu ini, tanpa menjelaskan maksud dari Pink Moon itu sendiri.

Dilansir Space.com, istilah "Pink Moon" berasal dari fenomena mekarnya phlox, bunga merah muda yang umum di Amerika Utara. Bunga tersebut selalu mekar di bulan April, sehingga Bulan purnama yang bertepatan dengan mekarnya bunga ini dijuluki sebagai Pink Moon. Walau begitu, rona Bulan tidak akan ikut-ikutan merah muda.

Tak hanya Pink Moon sebenarnya, Bulan purnama pada April ini juga disebut sebagai "Sprouting Grass Moon", "Egg Moon", hingga dan "Fish Moon". Julukan tersebut berbeda-beda tergantung dari berbagai budaya di dunia.

Jadi, apa yang sebenarnya terjadi? Fase Bulan purnama.

Bulan purnama terjadi ketika satu-satunya satelit alami milik planet kita ini persis berada di sisi Bumi yang berlawanan dari Matahari. Hal itu pun membuat seluruh wajah Bulan bersinar dengan memantulkan cahaya Matahari dalam pandangan dari Bumi.

Dengan kata lain, posisi orbit Matahari-Bumi-Bulan berada hampir segaris lurus. Walau begitu, gerhana Bulan tidak selalu terjadi saat fase Bulan purnama karena bidang orbit Bulan yang miring sekitar 5 derajat terhadap ekliptika Bumi.

Meskipun tidak akan ada gerhana Bulan pada April ini, diperkirakan Bulan purnama mungkin terlihat sedikit lebih besar dari kenampakan Bulan purnama pada biasanya. Sebab pada 16 April 2019, Bulan mencapai perigee, jarak terdekat antara Bumi dengan Bulan.

Menurut Universe Today, jarak rata-rata dari Bumi ke Bulan adalah sekitar 384.400 kilometer. Pada perigee, jarak itu bisa sedekat 363.104 kilometer. Sementara pada titik apogee (jarak terjauh antara Bumi dengan Bulan), jaraknya bisa sejauh 405.696 kilometer.

Jarak Bumi-Bulan ini bervariasi karena orbit satelit alami kita tersebut bukan lingkaran yang sempurna, melainkan elips. Hal itu berdampak pada diameter sudut Bulan di langit akan terlihat berubah-ubah seiring perubahan jaraknya.

Nah, untuk Bulan purnama pada April ini, yang disebut Pink Moon, akan terjadi pada sore hari tanggal 19 April 2019 pukul 18:12 WIB. Pada saat itu, Bulan baru saja terbit sehingga masih menggantung rendah di atas cakrawala timur.

Jadi, itulah fenomena Pink Moon yang akan terjadi akhir pekan ini. Jangan sampai mengira kalau Bulan akan berwarna merah muda ya.
BERIKAN KOMENTAR ()