Seperti Inilah Saat Bimasakti dan Andromeda Bertabrakan

Info Astronomy - Apa yang terjadi ketika dua galaksi bertabrakan? Galaksi Bimasakti dan Andromeda saat ini diketahui berada di jalur tabrakan, dan dalam sekitar 4,5 miliar tahun, mereka akan bertemu. Menggunakan data-data dari Hubble, para astronom mencoba menggambarkan bagaimana tabrakan galaksi itu akan terjadi.

Salah satu fakta menariknya adalah, saat dua galaksi bertabrakan, rupanya ada sangat kecil kemungkinan bintang-bintang dari kedua galaksi akan bertabrakan satu sama lain. Hal itu disebabkan karena jarak antarbintang yang masih terlampau jauh sama lain.

Jadi, meskipun galaksi adalah kumpulan bintang yang sangat besar, ketika dua galaksi bertabrakan, sangat jarang ada dua atau lebih bintang-bintangnya yang akan benar-benar bertemu.

Lalu, apa yang akan terjadi saat tabrakan galaksi? Yang terutama terjadi adalah adanya interaksi gravitasi antara semua bintang, hal yang membuat seluruh bintang akan memiliki jalur orbit baru yang berbeda. Dan itulah yang terjadi di tabrakan galaksi NGC 6052.

Ketika NGC 6052 pertama kali ditemukan pada 1784 oleh astronom William Herschel, ia mengira bahwa yang ditemukannya adalah galaksi tunggal. Namun, ketika diamati lebih lanjut dan diklasifikasikan ulang, galaksi yang ditemukan Herschel tampak tidak beraturan bentuknya.

Di era modern ini, diketahuilah bahwa sebenarnya yang ditemukan Herschel merupakan dua galaksi berbeda yang sedang bergabung menjadi satu. Kedua galaksi tersebut diberi nama NGC 6052A dan NGC 6052B. Pasangan ini berada pada tahap akhir merger mereka, dan setelah semuanya beres, mereka akan menjadi galaksi elips tunggal yang stabil, dan kita bisa menyebutnya hanya NGC 6052 lagi.
Tabrakan galaksi NGC 6052A dan NGC 6052B. Kredit: ESA/Hubble, NASA
Tabrakan galaksi juga bisa menjadi pemandangan yang indah. Karena gaya gravitasi masing-masing galaksi yang besar, salah satu galaksi dapat menarik aliran bintang dari galaksi lainnya hingga membentuk struktur memanjang bagaikan ekor.

Nah, hal itulah yang terjadi pada tabrakan antara galaksi NGC 4676A dengan NGC 4767B, atau yang secara kolektif dijuluki sebagai Galaksi Tikus. Saat ini, sang tikus kosmis itu sedang dalam proses penggabungan dan merupakan salah satu contoh paling menarik dari tabrakan galaksi.
Galaksi Tikus. Kredit: SC Observatory Thailand
Saat Bima Bertemu Meda
Lalu, apa yang akan terjadi dalam 4,5 miliar tahun ketika akhirnya galaksi Bimasakti dan Andromeda bertemu sehingga menjadi galaksi Bimameda?

Pertama-tama, pertemuan antargalaksi itu akan memakan waktu ratusan juta tahun untuk bisa sepenuhnya bergabung. Dan dalam 4,5 miliar tahun, Matahari kita sendiri akan berevolusi menjadi raksasa merah, dan kemungkinan tidak akan ada manusia atau apapun yang tersisa di Bumi karena planet kita sudah ditelan oleh Matahari yang mengembang.

Tetapi, jika manusia di masa depan sudah bisa menjelajahi planet lain, kerabat jauh kita yang berhasil hidup pada saat itu, di suatu tempat di Bimasakti, mungkin akan mengalami hal-hal sebagai berikut:

Fase Pertama: Saat Bimasakti dan Andromeda saling mendekati, kenampakan galaksi Andromeda di langit malam akan semakin besar. Galaksi spiral tetangga terdekat Bimasakti kita itu akan terlihat seperti pedang cahaya yang bersinar terang.

Fase Kedua: Ketika mereka sudah cukup dekat, awan molekul raksasa yang berukuran puluhan atau ratusan tahun cahaya yang berada baik di Bimasakti maupun di Andromeda akan mulai terkompresi. Jutaan bintang baru berwarna kebiruan cerah akan banyak terbentuk, menerangi langit dan menciptakan rasi bintang baru.

Fase Ketiga: Bentangan galaksi Bimasakti yang biasa kita amati di langit malam akan menjadi kacau dan campur aduk. Gas, debu, dan bintang-bintang baru akan mengubah langit malam kita. Banyak bintang baru terbentuk, tetapi hanya akan hidup dalam waktu singkat sebelum meledak sebagai supernova

Fase Keempat: Inilah fase di mana galaksi Andromeda akan berayun melewati Bimasakti. Sekitar 100 juta tahun setelah fase ini, Andromeda akan berubah arah kembali menuju Bimasakti dan kedua galaksi pun akan bergabung. Fase ini akan memampatkan awan molekulerr lagi, memicu kelahiran bintang-bintang baru dengan tingkat yang ekstrem.

Fase Kelima: Kedua galaksi akan bergabung sepenuhnya, membentuk satu galaksi elips raksasa. Bukti dari dua galaksi spiral yang membentuk galaksi elips telah banyak ditemukan di alam semesta kita, dan kemungkinan besar itulah yang juga akan terjadi pada Bimasakti dan Andromeda.

Tabrakan antara Bimasakti dan Andromeda akan menjadi sesuatu yang luar biasa untuk diamati. Sayangnya, kita tidak bisa melihatnya karena masih terlalu lama terjadi.


Sumber: Hubble, Phys.
BERIKAN KOMENTAR ()