Apa Perbedaan Gugus Bintang dengan Rasi Bintang?

Info Astronomy - Langit Bumi dihiasi begitu banyak bintang. Bintang-bintang ini senang berkelompok, baik dalam gugus bintang maupun rasi bintang. Tapi, tahukah kamu perbedaan keduanya? Atau selama ini kamu menganggapnya sama saja?

Faktanya, gugus bintang dan rasi bintang adalah dua hal yang berbeda. Perbedaannya juga sangat sederhana dan kami yakin kamu bisa sangat paham.

Mari kita mulai dengan gugus bintang. Gugus bintang merupakan kumpulan bintang-bintang yang terlihat dekat satu sama lain. Dalam sebuah gugus bintang, anggota bintangnya bisa berjumlah ratusan hingga jutaan bintang, dan semuanya saling terikat oleh gaya gravitasi.

Dalam sebuah gugus bintang, anggota bintangnya berbagi asal-usul yang sama. Hal itu disebabkan karena mereka memang terbentuk dalam awan gas dan debu yang sama. Memang, ada begitu banyak bintang di alam semesta yang terbentuk sendirian (seperti Matahari kita), tetapi ada pula terbentuk langsung banyak dalam kelompok, inilah yang dikenal sebagai gugus bintang.

Gugus bintang terbagi atas dua jenis: Gugus bintang bola dan gugus bintang terbuka. Gugus bola adalah pengelompokan bintang yang membentuk struktur bola, yang biasanya memiliki anggota bintang berkisar dari 10.000 hingga beberapa juta bintang yang dikemas dalam wilayah berdiameter mulai dari 10 hingga 30 tahun cahaya.
Gugus bola umumnya terdiri dari bintang-bintang Populasi II yang sangat tua, yang usianya diketahui hanya beberapa ratus juta tahun lebih muda dari alam semesta, bintang-bintang yang sebagian besar berwarna kuning dan merah.

Sementara itu, gugus terbuka sangat berbeda. Mereka tidak membentuk struktur bola, melainkan anggota bintang-bintangnya lebih terdistribusi atau menyebar. Bila gugus bola biasanya ditemukan di area dekat pusat galaksi, lain halnya dengan gugus terbuka yang hampir selalu ditemukan di dalam lengan spiral galaksi.

Gugus terbuka umumnya terdiri dari bintang-bintang muda yang usianya masih beberapa puluh juta tahun. Gugus terbuka juga hanya berisi beberapa ratus anggota bintang saja yang terkemas dalam wilayah selebar 30 tahun cahaya.
Baik gugus bola maupun gugus terbuka, gugus bintang sangat berguna bagi para astronom karena mereka dapat memudahkan para astronom dalam mempelajari dan memodelkan evolusi dan usia bintang.

Misalnya saja, dengan memperkirakan usia gugus bola, para astronom bisa mendapatkan gambaran yang lebih akurat tentang berapa usia alam semesta, bahkan hingga berhasil mendapatkan usia alam semesta yang kini sudah sekitar 13 miliar tahun.

Beberapa contoh populer gugus bintang di antaranya adalah gugus bintang Pleiades, Hyades, Beehive, dan sebuah gugus bintang besar di Nebula Orion.

Lalu, apa itu rasi bintang?

Rasi bintang, atau bisa juga disebut konstelasi, merupakan sekelompok bintang yang anggota bintangnya tidak memiliki hubungan sama sekali, bahkan jarak antarbintang dalam sebuah rasi bintang bisa ribuan tahun cahaya jauhnya.

Sebuah rasi bintang, sederhananya, hanya kumpulan bintang yang tampak dekat dalam pandangan dari Bumi. Karena itulah, seiring berjalannya waktu, tampilan sebuah konstelasi dapat berubah. Walau begitu, perubahan ini akan sangat lambat dan mungkin hanya terlihat dalam beberapa ratus ribu atau tahun.
Rasi bintang sendiri memiliki pola-pola khusus, dan beberapa orang menggunakan pola-pola tersebut untuk menceritakan sebuah kisah. Bagi para astronom, rasi bintang rupanya juga memiliki manfaat yang besar, lho.

Ada setidaknya sekitar 88 rasi bintang yang diakui secara resmi, beberapa di antaranya dinamai dari nama-nama makhluk mitologis dan mungkin terdengar asing jika kamu hanya tau rasi-rasi bintang horoskop saja.

Anthony Cook, pengamat astronomi di Observatorium Griffith di Los Angeles, mengatakan pola rasi bintang berguna untuk menghafal letak bintang di langit. Pada zaman kuno, berbagai budaya mengenali pola-pola ini dengan cara yang berbeda, tetapi banyak rasi bintang yang kita kenal sekarang dibentuk oleh orang-orang dalam kebudayaan Yunani Kuno.

Itulah mengapa beberapa rasi bintang diberi nama sesuai nama pahlawan seperti Herkules dan Orion. Pola rasi bintang lainnya dinamai dari nama-nama binatang dalam bahasa Yunani, seperti Ursa Mayor yang artinya beruang besar.

Mengapa orang-orang terdahulu membuat rasi bintang? Jawabannya, karena dahulu kala, bintang-bintang di langit dianggap membentuk pola dewa-dewa mereka. Pola-pola rasi bintang juga dibentuk sebagai cara untuk melestarikan cerita, seperti legenda Perseus menyelamatkan putri Andromeda dari monster laut bernama Cetus. Dengan melihat beberapa rasi bintang, kita bisa melihat cerita di sana.

Nah, rasi bintang ini tidak digunakan hanya untuk sekadar mengingat cerita saja. Sebelum ada perangkat teknologi bernama GPS, para pelaut dan penjelajah menggunakan rasi bintang untuk bernavigasi.

Sebagai contoh, bila kita berada di tengah samudra yang gelap. Kita cukup mencari rasi bintang Ursa Minor, atau beruang kecil, yang memiliki bintang Polaris, si Bintang Utara. Dengan menemukan Ursa Minor, itu artinya sedang menghadap ke utara. Menentukan seberapa tinggi posisi rasi bintang di langit juga bisa membuat kita mengetahui ada di lintang berapa posisi kita di Bumi.

Di era modern seperti sekarang ini, para astronom menggunakan rasi bintang untuk mengidentifikasi wilayah langit. Misalnya, jika seorang astronom berbicara tentang rasi bintang Sagitarius, mereka mungkin sedang membicarakan tentang pusat galaksi Bimasakti, yang terletak di arah Sagitarius.

Rasi bintang juga bisa berguna ketika memberi nama atau mengidentifikasi bintang. Sebagian besar bintang dicatat dan diberi nomor. Nomor katalog bintang menyertakan nama rasi bintang itu. Alpha Centauri misalnya, sistem bintang terdekat dengan Bumi, ada di rasi bintang Centaurus.

Oh iya, di atas sempat disinggung kalau letak bintang-bintang pada rasi bintang sebenarnya berjauhan. Untuk memudahkanmu membayangkannya, perhatikan gambar di bawah ini saja:
Gambar di atas menunjukkan bagaimana rasi bintang Orion dalam pandangan dari Bumi (sebelah kanan) dan bagaimana sebenarnya jarak antara bintang-bintangnya (sebelah kiri). Nenek moyang kita membentuk pola Orion karena bintang-bintangnya tampak berdekatan dalam pandangan dari Bumi, padahal sebenarnya tidak sama sekali.

Betelgeuse misalnya, terletak hanya 310 tahun cahaya dari Bumi, sementara bintang Rigel berjarak hampir 1.000 tahun cahaya dari Bumi.

Jadi, sekarang sudah tahu kan apa perbedaan antara gugus bintang dan rasi bintang? Semoga wawasanmu bertambah ya~
BERIKAN KOMENTAR ()