Menilik Proses Terbentuknya Bulan-bulan Mars

Info Astronomy - Bagaimana bulan-bulan yang mengelilingi Mars bisa terbentuk? Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan baru-baru ini di jurnal Science Advances, dua bulan Mars -- Fobos dan Deimos -- kemungkinan terbentuk setelah tabrakan antara proto-Mars dan sebuah planet kecil seukuran Ceres miliaran tahun yang lalu.

Hemm, terdengar seperti teori pembentukan Bulan milik Bumi ya? Menurut teori itu, Bulan terbentuk ketika proto-Bumi ditabrak oleh benda langit seukuran Mars. Mamam kau Mars, ditabrak juga kan~

Planet kecil seukuran Ceres yang menabrak proto-Mars tersebut diperkirakan berdiameter sekitar 950 kilometer. Hal itu terungkap ketika para astronom menciptakan model penelitian yang memperhitungkan interaksi antara bulan-bulan Mars, kemudian mensimulasikan bagaimana piringan material akan terbentuk dan berevolusi di sekitar orbit Mars setelah terjadi tabrakan.

Dari model penelitian tersebut, diketahui bahwa penabrak proto-Mars yang seukuran Ceres sempat menghasilkan cakram material di sekitar orbit Mars yang sama dan konsisten dengan jalur orbit bulan-bulan kecil Mars saat ini.

Bagian luar cakram material pascatabrakan itu terakumulasi menjadi Fobos dan Deimos, sementara bagian dalam cakram material terakumulasi menjadi bulan yang lebih besar. Namun, bulan yang lebih besar tersebut berjarak terlalu dekat dengan Mars sehingga akhirnya menyatu kembali.
Para astronom sendiri memang telah lama memperdebatkan asal usul satelit-satelit kecil Mars. Beberapa berpendapat bahwa Fobos dan Deimos, yang memiliki diameter masing-masing 22 kilometer dan 12 kilometer, sebenarnya adalah asteroid yang ditangkap oleh gravitasi Mars.

Tetapi, karena fakta bahwa kedua bulan tersebut mengorbit di bidang yang hampir sama dan memiliki jalur orbit yang hampir melingkar, banyak astronom akhirnya bersandar pada teori bahwa Fobos dan Deimos terbentuk di dalam cakram material yang mengelilingi Mars setelah tabrakan dengan benda lain terjadi.

Penelitian baru ini sangat tepat waktu karena Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) saat ini sedang mempersiapkan misi Mars Moons eXploration (MMX), yang akan meluncurkan wahana antariksa pada awal 2020-an menuju kedua bulan Mars, bahkan mendarat di Fobos, untuk mengumpulkan sampel permukaan yang akan dikembalikan ke Bumi untuk analisis lebih lanjut.


Foto: Southwest Research Institute
BERIKAN KOMENTAR ()