Ketika Dua Bintang Saling Menghancurkan Satu Sama Lain

Sistem R Aquarii. Kredit: ESO/VLT

Info Astronomy - Proses kematian bintang biner merupakan hal yang menakjubkan, seperti yang terjadi pada sistem biner R Aquarii ini, dua bintang yang saling menghancurkan satu sama lain.

R Aquarii merupakan sistem biner yang berisi bintang raksasa merah yang telah mencapai tahap akhir kehidupannya, dan sebuah bintang kerdil putih yang lebih kecil dan lebih padat darinya.

Apa yang terjadi di sini sangatlah bergejolak. Bintang raksasa merah, yang juga dikenal sebagai bintang variabel Mira, sedang mencapai masa akhir kehidupannya. Bintang-bintang seperti ini telah kehilangan setidaknya setengah material mereka, dan ketika mereka mulai berdenyut, mereka bisa mencapai kecerahan 1.000 kali lipat dari Matahari.

Kerdil putih, bintang tahap akhir dari kehidupan bintang bermassa rendah, juga cukup sibuk di sini. Material yang dilontarkan oleh si raksasa merah tertarik oleh gravitasinya, sehingga terakumulasi di permukaan kerdil putih. Nantinya, ketika massa kerdil putih itu terus bertambah dan semakin besar, ledakan termonuklir akan terjadi, yakni yang disebut sebagai supernova tipe Ia.

Momen dramatis sendiri terjadi pada jarak sekitar 650 tahun cahaya (1 tahun cahaya = 9,4 triliun kilometer) dari Bumi. Praktis, sistem biner ini berada cukup dekat dengan tata surya kita dalam skala kosmis, dan itulah sebabnya para astronom sangat bersemangat mengamati peristiwa ini.

Gambar sistem R Aquarii di atas dipotret dalam panjang gelombang inframerah-dekat menggunakan instrumen pemburu planet SPHERE pada Very Large Telescope di Chile milik dari European Southern Observatory, yang memberikan kita pandangan baru yang sangat rinci tentang peristiwa kosmis tersebut.

Kamu bisa membaca jurnal ilmiah hasil studi ini di Astronomy & Astrophysics.
BERIKAN KOMENTAR ()