Wahana Antariksa InSight Sukses Mendarat di Mars

Ilustrasi. Kredit: NASA
Info Astronomy - Selasa, 27 November 2018 pukul 02:53 WIB dini hari, wahana antariksa nirawak InSight milik NASA dinyatakan berhasil mendarat di permukaan Mars. Apa misinya?

Pendaratan InSight sendiri merupakan pendaratan sebuah wahana antariksa pertama yang berhasil dilakukan di Planet Merah dalam lebih dari enam tahun terakhir setelah pendaratan robot penjelajah Curiosity pada Agustus 2012 silam. InSight memiliki sebuah misi untuk mempelajari interior Mars.

Para ilmuwan mengonfirmasi bahwa InSight telah mendarat melalui sinyal yang dikirimkan sang wahana antariksa. Diluncurkan dari Bumi pada 5 Mei 2018, sinyal pendaratan itu diterima ruang kontrol misi NASA di Jet Propulsion Laboratory (JPL), California dini hari tadi.

InSight, yang beratnya sekitar 358 kilogram, mendarat pada wilayah yang disebut Elysium Planitia, wilayah yang terletak dekat khatulistiwa Mars, yang telah dipilih karena permukaannya cukup rata sehingga aman untuk pendaratan.

Elysium Planitia berbeda dengan wilayah permukaan Mars lainnya. Di sana mirip seperti gurun di Bumi, tanpa adanya bebatuan atau fitur menarik pada permukaannya. NASA menggambarkannya sebagai "tempat parkir terbesar di Mars".

Pendaratan InSight sendiri merupakan puncak dari apa yang disebut "tujuh menit teror", setelah InSight memasuki atmosfer pada pukul 02:47 WIB dengan kecepatan 19.800 kilometer per jam, menahan suhu panas yang mencapai 1.500° Celsius selama pendaratan.

InSight juga tercatat sukses membuka parasutnya untuk memperlambat dirinya setelah melewati atmosfer Mars, sebelum akhirnya menggunakan dorongan roket dari bawah tubuhnya untuk mendarat dengan mulus. Kemudian, pad apukul 02:53 WIB, sinyal dari InSight menyatakan bahwa ia sukses mendarat.

Wahana antariksa ini juga dengan mulus membuka kedua panel suryanya yang akan menjadi sumber tenaganya.

Oh iya, tidak seperti Curiosity, wahana antarksa InSight tidak dirancang untuk mencari tanda-tanda kehidupan atau air di Mars. Sebaliknya, ia akan mencoba memberi tahu kita apa yang ada di dalam permukaan Mars, dan pada gilirannya mengungkapkan lebih banyak tentang bagaimana planet-planet berbatu bisa terbentuk dan berevolusi.

Untuk melakukan ini, InSight akan menggunakan seperangkat instrumen untuk menyelidiki bagian dalam planet, seperti memantau gelombang seismik yang dikenal sebagai "marsquake", mengukur suhu planet, dan mempelajari "goyangan" planet Mars dalam orbitnya untuk mencoba dan mencari tahu inti planetnya terbuat dari apa.

InSight juga menjadi wahana antariksa pertama yang menggunakan lengan robot di planet lain untuk menyebarkan instrumennya sendiri. Dua kamera pada tubuhnya akan membantu memilih di mana menempatkan instrumen-instrumen tersebut. Misinya ini direncanakan akan berlangsung hingga setidaknya sampai November 2020.

Gambar Pertama dari Mars
Beberapa menit setelah pendaratan, InSight telah sukses juga mengirim gambar pertamanya kembali ke Bumi. Gambar tersebut menunjukkan wilayah Elysium Planitia dari dekat.
Gambar pertama dari InSight. Kredit: NASA/JPL-Caltech
Walaupun gambar pertama tersebut tidak mengungkapkan banyak hal, kita masih bisa melihat cakrawala Mars di kejauhan. Untungnya, InSight mendarat pada waktu sore di Mars, sehingga kita bisa melihat sedikit bagaimana wilayah lokasi pendaratannya.

Gambar tersebut juga tampak masih tertutupi debu dari debris selama pendaratan dengan roket. Tapi jangan khawatir, InSight dapat membersihkan kameranya sendiri, memungkinkannya untuk mendapatkan gambar yang lebih jelas di lain kesempatan.

Semoga beruntung di Mars, InSight!
BERIKAN KOMENTAR ()