Galaksi Mencuri Gas untuk Mengempani Lubang Hitamnya

Ilustrasi. Kredit: NRAO/AUI/NSF
Info Astronomy - W2246-0526 adalah galaksi paling terang di alam semesta. Bagaimana tidak, ia bersinar 350 triliun kali lebih terang dari Matahari. Tapi, galaksi ini bukan hanya terang, ia juga pencuri. Ia tertangkap mencuri gas dan debu dari galaksi lain untuk mengempani lubang hitam supermasifnya.

Seperti yang dilaporkan dalam jurnal Science, sekelompok astronom internasional melihat adanya jembatan material dari galaksi ini yang mengarah ke tiga galaksi tetangganya. Jembatan-jembatan tersebut disinyalir adalah usaha W2246-0526 dan untuk memberi makan lubang hitam supermasif yang sangat aktif di intinya.

Galaksi ini juga diketahui merupakan galaksi yang sangat aktif dalam pembentukan bintang. Diperkirakan, puluhan ribu bintang baru bisa terbentuk setiap tahunnya. Kelimpahan bintang-bintang baru inilah yang berkontribusi pada luminositas sang galaksi, memanaskan gas dan debu di sana sedemikian rupa sehingga bersinar terang dalam cahaya inframerah.

Temuan bahwa galaksi ini adalah pencuri dimungkinkan berkat pengamatan menggunakan Atacama Large Millimeter/submillimeter Array (ALMA), sebuah teleskop radio yang mampu mencitrakan gas dingin yang bergerak dari galaksi-galaksi tetangga ke W2246-0526.
Cira inframerah bukti pencurian. Kredit: ALMA
Ketiga galaksi yang menjadi korban pencurian tersebut dikenal masing-masing sebagai C1, C2, dan C3. C1 dan C3 teramati memiliki jembatan material yang stabil yang menghubungkan mereka ke galaksi utama. Sementara C2 teramati berada lebih jauh.

Sebagian besar luminositas W2246-0526 sendiri tidak hanya berasal dari bintang, tetapi juga kumpulan gas panas dan debu yang terkonsentrasi di sekitar pusat galaksi, yang merupakan sang lubang hitam supermasif tadi.

Diperkirakan, lubang hitam supermasif tersebut memiliki massa hingga 4 miliar kali lebih besar dari massa Matahari, dan terus tumbuh karena mendapat makanan hasil curian ini.

Dengan gravitasinya yang kuat, material yang jatuh ke lubang hitam supermasif itu akan memiliki kecepatan tinggi, mereka menabrak bersama-sama lalu memanas hingga jutaan derajat Celsius, menyebabkan material bersinar dengan kecerlangan luar biasa.
Citra radio W2246-0526. Kredit: ALMA
Jenis pencurian gas dan debu galaksi seperti ini bukanlah hal yang biasa. Para astronom sebelumnya memang telah mengamati galaksi yang bergabung atau melahap materi dari tetangganya, tetapi tidak seperti yang dilakukan W2246-0526.

Galaksi W2246-0526 sendiri berjarak sekitar 12,4 miliar tahun cahaya dari Bumi. Pada jarak itu, aliran material yang jatuh ke W2246-0526 seharusnya sangat redup dan sulit dideteksi. Namun berkat pengamatan selama 2,5 jam tanpa henti oleh ALMA menggunakan 40 antena radio yang berdiameter 12 meter, para astronom pun berhasil melakukannya.

Lambat laun, ketiga galaksi tersebut diperkirakan akan mengalami merger dengan galaksi W2246-0526. Dalam miliaran tahun mendatang, W2246-0526 akan menjadi galaksi yang lebih besar, lubang hitam supermasif di pusatnya pun kenyang.
BERIKAN KOMENTAR ()