Istilah Astronomi Hari Ini: Blazar

Ilustrasi. Kredit: Dok. InfoAstronomy.org
Info Astronomy - Pernah dengar istilah "blazar"? Kami yakin, benda langit yang satu ini namanya tidak sefamiliar nama-nama planet atau bahkan nama-nama bintang. Mari mengenal blazar lebih jauh.

Pada Juli 2018 silam, sekelompok astronom mengumumkan bahwa mereka telah mendeteksi adanya partikel tunggal, kecil, tapi berenergi tinggi, yang disebut sebagai neutrino, menghujani Bumi. Usut punya usut, neutrino itu rupanya berasal dari sebuah lubang hitam supermasif yang berjarak sekitar 4 miliar tahun cahaya jauhnya dari planet kita.

Alih-alih waspada karena Bumi dihujani neutrino, para astronom malah senang akan hal itu. Ya bagaimana tidak, sebab ini adalah sumber neutrino ketiga yang diketahui dan berhasil mereka deteksi. Sumber pertama datang dari Matahari, dan yang kedua diketahui datang dari sebuah supernova yang meledak di galaksi tetangga pada tahun 1987.

Para astronom menyebut objek ini sebagai blazar. Tapi, apa itu blazar?

Di pusat sebagian besar galaksi di alam semesta, termasuk galaksi Bimasakti kita, terdapat sebuah lubang hitam supermasif yang dapat memiliki massa jutaan atau bahkan miliaran kali massa Matahari. Dalam beberapa galaksi, lubang hitam supermasif ini dapat cakram di sekelilingnya yang terdiri atas gas, debu, dan puing-puing bintang.

Ketika material pada cakram tadi jatuh ke lubang hitam, energi gravitasinya dapat diubah menjadi cahaya, membuat pusat galaksi tadi menjadi sangat terang sehingga disebut sebagai inti galaksi aktif (atau active galactic nuclei [AGN] dalam bahasa Inggris, FYI aja).

Beberapa inti galaksi aktif ini diketahui menembakkan semburan material luar biasa yang bisa bergerak mendekati kecepatan cahaya. Para astronom menyebutnya sebagai quasar.

Tetapi, ketika inti galaksi aktif ini secara kebetulan mengarah ke Bumi, semburan material dari inti galaksi aktif itu disebut sebagai blazar. Ya, blazar adalah quasar. Dengan kata lain, blazar adalah quasar yang mengarah ke Bumi kita.

Blazar pertama yang ditemukan pada awalnya salah diidentifikasi sebagai sebuah bintang. Pada tahun 1929, astronom Jerman Cuno Hoffmeister menerbitkan katalog berisi 354 objek yang dianggapnya sebagai bintang variabel, jenis bintang yang bisa muncul terang dan redup dalam waktu yang cukup singkat. Dalam katalog ini, ada objek yang disebut sebagai BL Lacertae, atau BL Lac biar lebih pendek.

Pada akhir 1960-an dan 1970-an, para astronom mulai menemukan sesuatu yang lucu tentang BL Lac. Objek ini muncul terang dan redup, tetapi tidak secara teratur, dapat diprediksi, dan tampaknya memancarkan banyak cahaya dalam gelombang radio. Ini jelas tidak biasa bila ia dianggap sebagai bintang.

Akhirnya, penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa BL Lac memang bukan bintang. Para astronom pun baru menyadari bahwa BL Lac bukan anggota galaksi Bimasakti. Ia ada di luar galaksi kita. Ia adalah inti galaksi aktif yang sedang menyemburkan quasar ke arah kita, sebuah blazar.

Jadi, itulah sedikit informasi mengenai blazar. Ciee, tambah wawasan baru nih~
BERIKAN KOMENTAR ()