Akhir Agustus, Sebuah Asteroid akan Berpapasan dengan Bumi

Ilustrasi. Kredit: Riza/InfoAstronomy.org
Info Astronomy - Sebuah asteroid yang berukuran kurang lebih sebesar Piramida Giza diketahui akan mencapai jarak terdekat dengan Bumi pada hari Rabu, 29 Agustus 2018. Dikatalogkan sebagai NF23, asteroid ini akan mendekati Bumi tepat pada pukul 07:00 pagi WIB. Apakah berbahaya?

Warga di internet --atau netizen-- tentu heboh akan berita tersebut. Tetapi, apakah asteroid NF23 memang memiliki potensi untuk bertabrakan dengan Bumi dan mengakibatkan bencana besar bagi perdaban umat manusia?

Sebelum membahas permasalahan ini lebih lanjut, sepertinya patut kita ketahui terlebih dahulu seperti apa ciri-ciri asteroid yang diklasifikasikan sebagai ancaman bagi planet Bumi, dan apakah memang benar asteroid NF23 ini adalah termasuk sebagai asteroid yang dapat memberikan ancaman bagi kita.

Dalam penelitian asteroid ada yang dikenal sebagai pengklasifikasian, salah satu dari klasifikasi asteroid ini adalah Asteroid Berpotensi Berbahaya atau Potentially Hazardous Asteroid (PHA). Sebuah asteroid dianggap PHA apabila memiliki ukuran besar dan juga memiliki orbit yang lintasannya dekat dengan Bumi.

Ukuran besar yang dimaksud ini berlaku pada asteroid yang memiliki diameter lebih dari 140 meter. Sebagai perbandingan, rata-rata panjang dari lapangan stadion sepakbola di dunia adalah sekitar 90-120 meter, dan tinggi dari salah satu piramida terbesar di Mesir, yaitu Piramida Giza adalah 139 meter. Dengan demikian, kamu bisa bayangkan sebesar apa asteroid-asteroid klasifikasi PHA ini.

Selain ukurannya yang besar, asteroid kategori PHA adalah asteroid-asteroid dengan lintasan orbit yang jaraknya tidak jauh dari planet Bumi. Menurut NASA, asteroid yang dimasukkan ke dalam kategori PHA memiliki jarak orbit minimal sekitar 7.480.000 kilometer dari Bumi.

Lebih tepatnya lagi, asteroid PHA adalah asteroid yang memiliki Minimum Orbit Intersection Distance (MOID) lebih kecil dari 0,05 AU (1 AU = 150 juta km) dengan planet Bumi. MOID adalah sebutan yang digunakkan untuk memperkirakan jarak minimum antara orbit dari dua benda antariksa yang lintasannya saling berdekatan.

MOID dapat mempermudah para astronom untuk bisa memperkirakan potensi benturan benda-benda antariksa. MOID pun dapat bertindak sebagai indikator peringatan dini mengenai potensi tabrakan antara asteroid, planet, dan benda antariksa lainnya.

Bagaimana dengan Asteroid NF23?

Asteroid NF23 memiliki ukuran yang sangat besar. Bongkahan batu antariksa ini diperkirakan memiliki diameter hingga sekitar 150 meter. Dengan begitu, NF23 diklasifikasikan sebagai PHA. Tapi, tidak saja karena ukurannya yang sangat besar, asteroid NF23 adalah PHA karena diperkirakan akan melintas diatas Bumi pada jarak 0,038 AU, atau sekitar 4,8 juta kilometer dari planet Bumi.

Lindsey Johnson, peneliti pada kajian Keamanan Planet NASA mengatakan, “Asteroid NF23 memang ditetapkan sebagai asteroid yang berbahaya (PHA) karena orbitnya dari waktu ke waktu membentang sejauh kurang dari lima juta mil dari orbit Bumi. Tetapi NASA menjamin bahwa tidak akan terjadi hal yang berbahaya bagi Bumi.”

Namun, jika memang asteroid NF23 tidak akan menabrak Bumi, lantas mengapa ada klasifikasi PHA? Bukankah telah dijelaskan sebelumnya bahwa telah ada standar yang telah ditentukan dalam menentukan asteroid yang berpotensi memberi ancaman bagi planet Bumi?

Rupanya, sebutan PHA tidak berarti menyatakan bahwa asteroid yang termasuk dalam klasifikasi tersebut akan menabrak Bumi. Bahkan dari seluruh asteroid yang termasuk dalam klasifikasi PHA, tidak akan ada yang menabrak Bumi dalam waktu hingga 100 tahun ke depan.

Klasifikasi PHA yang selama ini digunakan dalam pengkajian mengenai perlintasan asteroid-asteroid yang dekat dengan Bumi, karena ternyata asteroid-asteroid yang selama ini berlewatan di tata surya kita hampir tidak memiliki orbit yang pasti, setiap tahunnya pasti ada pergeseran jarak asteroid-asteroid tersebut dengan Bumi. PHA dibuat untuk menganalisis potensi yang dapat ditimbulkan oleh asteroid-asteroid yang berada dekat dengan kita.

Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa asteroid NF23 memang akan melintasi Bumi dengan jarak yang dekat, namun asteroid tersebut tidak akan menabrak Bumi.

Bumi kita masih aman.


Red: Madhonna Nur Aini
BERIKAN KOMENTAR ()